
PALEMBANG, fornews.co-Seleksi yang digelar Manajemen Sriwijaya FC (SFC) untuk merekrut pemain U-21 berakhir sia-sia. Karena, PSSI telah menghapus kompetisi untuk U-21 dan menggulirkan Liga U-19. Keputusan yang dibuat otoritas tertinggi sepakbola Indonesia tersebut dibuat saat menggelar Sosialisasi Liga 1-Indonesia bersama jajaran manajer klub peserta di Makostrad, Jakarta Pusat, pada Kamis (16/03). Ditempat berbeda dengan waktu yang bersamaan, sekitar 542 remaja Sumsel mengikuti seleksi untuk SFC U-21.
Menanggapi hal itu, Kabid Pembinaan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Bambang Supriyanto menyatakan, bahwa kondisi ini benar-benar tragis. “Kami jadi bingung, mau mengatakan apa pada anak-anak yang sudah diseleksi. Ini benar-benar sangat tragis,” keluhnya, Jumat (17/03).
Pria yang menjabat Asisten Manajer SFC U-21 pada musim sebelumnya itu mengungkapkan, banyak kerugian yang sudah dikeluarkan pihaknya. Baik materi, waktu dan tenaga. “Ya kalau ditanya kecewa sudah pasti. Kami harus rapat agar menemukan solusi terbaik untuk remaja asal Sumsel. Untuk kedepan keputusannya kami rapatkan dulu,” ungkapnya.
“Untuk U-19 kami sudah ada saat menyeleksi pemain se-Sumel untuk ikut Timnas kemarin. Tapi selanjutnya juga akan kami koordinasi juga kepada PT. SOM,” tandasnya. (bay)















