
PENDOPO, fornews.co – Tergerusnya habitat bagi hewan liar di Sumatera Selatan (Sumsel), khususnya di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), konflik antara manusia dengan binatang buas sepertinya tidak bisa dihindarkan.
Peristiwa (pergulatan bianatang buas dengan warga) ini menimpa salah seorang petani Mat Gledek (48), warga Desa Talang Bulang, Kecamatan Talang Ubi, yang nyaris tewas diterkam Beruang liar saat hendak pulang dari kebunnya, Kamis (18/05) petang. Mat Gledek, menderita luka sobek serius di bagian kepala dan punggungnya sehingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis.
Kepala Desa (Kades) Talang Bulang, Sakirwan mengatakan, saat kejadian korban hanya seorang diri berada di kebunnya yang jaraknya cukup jauh dari desa. Usai membersihkan kebunnya, korban bersiap-siap hendak pulang kerumahnya. Namun, tiba-tiba dari arah belakang seekor beruang menerkamnya.
“Korban mengalami luka serius bekas cakaran di kepala dan punggungnya. Beruntungnya korban sempat lari ke sebuah pondok milik tetangganya yang kebetulan belum pulang ke rumah,” ujar Sakirwan, saat dibincangi, Jumat (19/05).
Setelah berhasil menyelamatkan diri, beber Sakirwan, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Prabumulih. “Pas melihat korban berlumuran darah, lalu tetangga korban meminta tolong warga lain untuk membawa korban ke rumah sakit,” bebernya.
Atas kejadian ini, Sakirwan berharap, agar pihak kepolisian membantu mencari beruang tersebut untuk ditangkap. Karena, dengan adanya kejadian tersebut warga lain yang hendak beraktivitas di kebun menjadi was-was. “Saat ini korban masih kritis dan kami minta pihak kepolisian untuk bisa menangkap beruang yang telah menerkam Mat Gledek. Sebab warga takut pasca kejadian itu,” tukasnya. (son)

















