PALEMBANG, fornews.co – Hampir sebulan menjalani latihan, Sriwijaya FC berencana melakukan uji coba. Hal ini untuk mengukur hasil latihan dan kekuatan skuat Laskar Wong Kito.
Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi mengatakan, sebelum mengarungi Liga 2 dibutuhkan uji coba. Hal ini sebagai evaluasi hasil latihan yang telah dijalani Yongki Aribowo dkk.
“Kita perlu bertemu dengan tim yang kompetitif untuk melihat kelebihan dan kekurangan kita. Bukan hasil yang kita kejar tapi prosesnya yang ingin kita lihat. Bagaimana kekompakan pemain di lapangan menjalankan strategi yang telah dilatih sebelumnya,” ujar Kas, Senin (22/04).
Kas menerangkan, dari komunikasi dengan beberapa klub, saat ini sudah ada tiga klub yang menyatakan bersedia berujicoba dengan Sriwijaya FC. Beruntungnya Sriwijaya FC pada tour uji coba kali ini bisa menjajal kekuatan tim di tiga level kompetisi sekaligus. Mereka adalah Persebi Boyolali yang musim ini berlaga di Liga 3, Persis Solo di Liga 2, dan Perseru Badak Lampung FC yang berkompetisi di Liga 1.
“Rencana tim berangkat 26 April, terus bertemu Persebi tanggal 28 April di lapangan Tomang, Boyolali. Kemudian tanggal 30 April ketemu Perseru Badak Lampung di Stadion Sultan Agung Yogyakarta dan terakhir tanggal 4 Mei berhadapan dengan Persis Solo,” terang Kas.
Soal venue pertandingan menghadapi Persis, lanjut Kas, belum mendapat kepastian dari pihak Persis. Apakah akan menggunakan Stadion Trikoyo di Klaten atau Stadion Wilis di Madiun. Sebab stadion di Solo tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan. Stadion Manahan tengah direnovasi, sedangkan Stadion Sriwedari tak memiliki pagar pengaman sehingga sangat riskan untuk menggelar pertandingan besar.
“Manajer Persis masih berkoordinasi dengan pihak terkait soal venue pertandingan nanti. Soalnya kalau Persis main meski uji coba sekalipun, Pasoepati (suporter Persis) pasti ramai. Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan makanya dicari stadion yang layak dan memenuhi standar keamanan,” kata Kas.
Mantan punggawa klub Kramayudha Tiga Berlian ini menambahkan, uji coba mendesak dilakukan karena bulan depan sudah memasuki bulan Ramadan dan akan sulit menggelar uji coba. Selain itu beredar kabar setelah Lebaran kompetisi Liga 1 akan digulirkan dan menyusul kick-off Liga 2. Sehingga mau tidak mau sekaranglah waktu untuk berujicoba mengukur kekuatan dan mengetahui kelemahan tim. (ije)
















