YOGYAKARTA, fornews.co–Warga bantaran sungai Code di Tamansiswa, panen ikan setelah Yogyakarta diguyur hujan pada Kamis (3/9/2020) siang.
Pasalnya, hujan deras mendekati pancaroba membuat berbagai jenis ikan sungai di sepanjang kali Code kelimpungan dan mudah ditangkap.
Warga dari kampung Surokarsan dan Prawirodirjan, di bantaran sungai Code beramai-ramai terjun menangkapi ikan.
“Setiap kali hujan deras pertama, ikan pada kelimpungan,” kata warga Surokarsan, Subandi Utomo (66), kepada fornews.co.
Kata Bandi, panggilan akrabnya, ikan-ikan itu tidak dapat hidup pada air sungai yang bercampur air hujan dan limbah secara mendadak.
Namun, ikan biasanya akan beradaptasi terlebih dahulu dengan air sungai yang telah tercampur air hujan dan limbah.

“Kalau warga di sini (di bantaran kali Code) sudah hapal betul dengan pertanda hujan deras pertama mendekati pergantian musim,” kata Bandi.
Ikan-ikan yang ditangkapi warga itu jenis ikan beles, bader, wader, hampala, dan jenis ikan lainnya yang bersisik.
Namun, juga tidak sedikit warga yang mendapat ikan jenis lele, sidat dan belut.

Rata-rata per orang dapat menangkap ikan sebanyak satu ember bekas wadah cat. Ada pula yang dapat sekantong kresek bermuatan satu kilogram.
Kali Code merupakan salah satu sungai pembatas antardua kecamatan Gondomanan dan Mergangsan.
“Saya dapat ikan bersisik,” ujar Riyadi (56) warga RT 04 Surokarsan, Wirogunan, Mergangsan.

Kepada fornews.co, Riyadi, mengatakan ikan-ikan yang ditangkapi warga itu sering terjadi saat hujan deras.
Mengetahui banyak warga menangkap ikan di kali Code, Riyadi, tak ingin menyiakan ikan yang berlimpah.
“Jarang-jarang terjadi, dan tidak sering terjadi,” kata Riyadi sambil menenteng ikan hasil tangkapannya.
Selain banjir ikan di kali Code, hujan deras yang mengguyur Yogyakarta, juga menyebabkan sungai Winongo berlimpah ikan. (adam)

















