JAKARTA, fornews.co — Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Tahun Buku 2024 berhasil membukukan laba bersih Rp5,1 triliun dan pendapatan Rp42,76 triliun.
Menanggapi keberhasil tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel, Cik Ujang menyatakan, agar PTBA terus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan Sumsel.
“Tidak hanya dalam aspek ekonomi, tetapi juga dalam membuka lapangan kerja, pelatihan vokasi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar dia, usai menghadiri RUPST PTBA di Hotel Borobudur, Jakarta. Kamis (12/6/2025) sore.
Terkait, keberhasilan PTBA membukukan laba bersih Rp5,1 triliun dan pendapatan Rp42,76 triliun, Cik Ujang menilai, bahwa kinerja keuangan tersebut harus berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat sekitar wilayah operasional.
Mantan Bupati Lahat itu juga mengapresiasi komitmen perusahaan dalam menjaga prinsip keberlanjutan dan inklusi sosial. Seperti, target peningkatan produksi menjadi 53,2 juta ton pada tahun 2025 dan 2026.
“Tentu hal ini harus diiringi dengan peningkatan tanggung jawab sosial perusahaan. Jangan hanya berorientasi pada angka produksi dan keuntungan. Kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama,” kata dia.
Kemudian, ungkap Cik Ujang, bahwa sinergi antara BUMN dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam menyukseskan program pembangunan nasional yang merata hingga pelosok desa.
Terlebih, PTBA yang memiliki aset senilai Rp41,79 triliun dan mencatat pertumbuhan ekspor sebesar 30 persen pada 2024, diharapkan menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah melalui pajak dan dana CSR yang dialokasikan untuk infrastruktur dan pendidikan.
“Pemprov Sumsel juga meminta PTBA untuk memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan di Sumsel, guna mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing di industri energi,” jelas dia.
Tak lupa, Cik Ujang melanjutkan, dengan keyakinan semangat kolaborasi, PTBA akan terus tumbuh bersama masyarakat dan menjadi pilar pembangunan ekonomi berkelanjutan di Sumatera Selatan.
“RUPST PTBA ini menjadi momen penting untuk merumuskan kembali peran strategis perusahaan dalam membangun Sumatera Selatan yang inklusif, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” tandas dia. (kaf)
















