PALEMBANG, fornews.co – Tawuran antar kelompok remaja di Kota Palembang, mulai mengkhawatirkan. Terlebih berakibat jatuhnya korban jiwa.
Terbaru, tawuran antar remaja yang terjadi tepatnya di Jalan KH Azhari, Kelurahan 14 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II, Palembang, pada Kamis (1/6)2023) dinihari lalu, mengakibatkan satu korban tewas yakni MFF (17), warga Jalan Mayor Zen Palembang.
Namun dengan sigap, Tim Gabungan Unit IV Subdit Jatanras Polda Sumsel, Sat Reskrim Polrestabes Palembang, dan Polsek SU II dalam waktu 1×24 jam, meringkus 7 pelaku dari kelompok Seberang Ulu dan 5 pelaku dari kelompok Seberang Ilir, Kamis (1/6/2023) malamnya.
Nah, kekhawatiran akan terjadinya tawuran itu mendapat sorotan dari DPRD Sumsel menyoroti maraknya kejadian tawuran.
Wakil Ketua DPRD Sumsel, Muchendi Mahzareki menyatakan, pihaknya sangat merasa prihatin dan sedih dengan kondisi yang terjadi saat ini dengan seringnya terjadi tawuran, bahkan sampai menghilangkan nyawa seseorang.
“Kita meminta pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan bekerja sama dengan dinas sosial dan kepolisian untuk segera melakukan penyuluhan ke sekolah – sekolah. Upaya preventif dan persuasif harus segera dilakukan,” ujar dia, Sabtu (3/6/2023).
Sebenarnya, ungkap pria yang akrab disapa Endi itu mengungkapkan, hal itu merupakan tugas dan tanggung jawab bersama. Namun dia menekankan, penyuluhan bukan cuma terhadap siswa tetapi juga terhadap orang tua. Harus ada perhatian, ada kontrol baik itu di sekolah maupun di rumah atau lingkungan tempat bergaul.
“Saya juga berharap kejadian berulang seperti ini sudah harus jadi perhatian khusus bagi polisi untuk meningkatkan patroli. Bahkan bila diperlukan mendirikan pos pos di tiap titik rawan terjadi tawuran,” ungkap dia.
Muchendi yang juga Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumsel itu menambahkan, sudah tentu tindakan represif juga sangat diperlukan agar ada efek jera bagi pelaku.
“kita sangat berharap kejadian ini tidak terulang kembali,” tandas dia. (aha)

















