KAYUAGUNG, fornews.co – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bekerjasama dengan Lembaga Permasyarakatan (LAPAS) Kelas II B Kayuagung memberikan pelatihan dan pembinaan kemandirian kepada para narapidana. Hal ini dilakukan guna memberikan bekal agar mereka dapat memiliki keahlian baru untuk memenuhi kebutuhan ekonomi selepas masa pembinaan di Lapas.
Kepala LAPAS Kayuagung, Hamdi Hasibuan mengatakan, tahun ini pelaksanaan kedua untuk pelatihan dan pembinaan kemandirian ini. Sebelumnya telah ada puluhan warga binaan yang berhasil mendapatkan pekerjaan bahkan ada yang mampu memiliki usaha sendiri saat tak lagi berada di dalam Lapas.
“Kami menyadari, warga binaan harus difasilitasi untuk pengembangan minat dan keahlian seperti menjahit, pembuatan hidroponik, pembuatan sapu dan lain sebagainya sehingga mereka memiliki keahlian baru yang dapat menjadi sumber pencaharian, dan tidak menggulang lagi masa binaan di Lapas ini,” ungkap Hamdi, Senin (13/07).
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten OKI, Ir Imlan Khairun mendorong kemandirian dan pengembangan minat para warga binaan ini. Menurutnya, kegiatan pelatihan dan pembinaan semacam ini harus dipertahankan dan ditingkatkan.
“Melalui pembekalan semacam ini, bukan tidak mungkin hasil produksi para warga binaan seperti misalnya pakaian sekolah dan pakaian dinas hasil dari pelatihan menjahit, sayuran dan tanaman hasil dari pertanian hidroponik dapat dipasarkan dan menjadi media persiapan bagi mereka untuk memiliki usaha mandiri,” ujarnya.
Sebelumnya Pelatihan keterampilan yang diberikan meliputi keterampilan komputer, bengkel las listrik, menjahit, pertukangan, dan pertanian. Namun, mengingat antusiasme dan keberhasilan yang dicapai. Kedepannya, bidang pelatihan dan pembinaan di Lapas kayuagung ini akan ditambah seperti bidang otomotif dan pendingin AC. Dengan begini, para warga binaan jadi memiliki daya tawar dan memiliki semangat baru berkat pembinaan yang diikutinya. (rif)
















