SEKAYU, fornews.co – Meski jembatan Muara Medak I dan II belum diresmikan, namun antusias warga dengan keberadaan jembatan tersebut sudah begitu terasa. Tak hanya warga, kegembiraan terlihat di raut wajah anak-anak sekolah yang bisa meminimalkan risiko dengan hadirnya jembatan ini.
Bagaimana tidak, untuk pergi dan pulang sekolah selama ini para siswa harus menaiki tongkang maupun perahu getek. Risiko memanfaatkan transportasi air tersebut begitu besar mulai dari kelebihan muatan maupun arus yang terkadang deras saat pasang.
“Terima kasih Pak Bupati, anak-anak kami tak perlu naik tongkang lagi ke sekolah. Jembatan ini mempermudah hidup kami,” ujar Nurhasanah, seorang warga Desa Muara Medak, Bayung Lencir, Jumat (31/01).
Mewakili warga lainnya, Nurhasanah berterimakasih dan sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang telah menuntaskan pembangunan infrastruktur Jembatan Medak I dan Jembatan Medak II.
“Kami menunggu kembali kehadiran pak Bupati Dodi Reza Alex untuk meresmikan jembatan kami ini,” tambahnya.
Camat Bayung Lencir, Akhmad Toyibir menjelaskan, warga sangat bersyukur karena jembatan ini melancarkan mobilisasi warga.
“Jembatan Muara Medak II manfaatnya untuk menghubungkan Dusun 9 dan Dusun 2, 4, 7, 5 dan 10 serta Dusun 3 dan 4 Desa Muara Merang. Selama ini kalau mau ke ibu kota desa di Dusun 8 atau ke kantor camat, warga harus lewat Jambi. Sekarang warga bisa langsung terhubung. Selain itu jembatan juga sebagai akses patroli dan penanggulangan karhutla lebih cepat,” terang dia.
Dua jembatan pada ruas jalan Desa Mendis menuju Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir ini mulai dibangun pada Juli 2019 oleh Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex. Tujuan utama pembangunan jembatan adalah memutus kesulitan warga sekaligus menyambungkan wilayah terisolir. Bahkan Dodi memberi perhatian serius terhadap proses pembangunan infrastruktur ini. Beberapa kali Dodi dan Forkopimda beserta OPD terkait datang meninjau langsung progres pembangunannya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Muba Herman Mayori menjelaskan, proyek infrastruktur dua jembatan dikerjakan oleh kontraktor PT Citra Prasasti Konsorindo dan konsultan PT Bennatin Surya Cipta. Jembatan Muara Medak I memiliki spesifikasi rangka baja dengan panjang 120 meter melintasi dusun 2 hingga dusun 8. Sedangkan, Jembatan Muara Medak II berupa jembatan komposit dengan panjang 70 meter. Anggaran yang digunakan memakai APBD Muba melalui pembiayaan alternatif PT SMI dengan Pagu Rp60 miliar lebih dengan anggaran yang digunakan sebesar Rp58 miliar lebih. (ije)
















