BATURAJA, fornews.co – YK (13) dikejutkan setelah mendapati ayahnya Suharman (49), tewas mengenaskan dengan luka di sekujur tubuh yang tergeletak di tengah jalan desa di Dusun 4, Desa Lontar, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (16/1) sekitar pukul 16.00 WIB.
Banyak informasi yang beredar jika korban tewas diduga dibunuh oleh tetangganya sendiri di Desa Lontar, Kecamatan Muara Jaya, OKU, pasal hutang piutang. Namun, dari sumber fornews.co (tidak disebutkan nama) korban dengan orang yang dimaksud pembunuh memang kerap cekcok mulut (ribut).
“Ada yang ngomong gara gara durian, ada yang ngomong pasal hutang piutang, tapi memang mereka ini sebelumnya memang sering cekcok mulut,” ujarnya, Rabu (17/01).
Korban (Suharaman) yang menjabat Kasi Pemerintah Desa ini tewas dengan sejumlah luka bacokan di antaranya mengalami luka bacok di bagian kepala sebelah kiri, telinga sebelah kiri, leher sebelah kiri, serta pinggang sebelah kiri hingga ususnya terburai yang mengakibatkan korban tewas di tempat.
Terpisah, Kapolres OKU, AKBP Dra NK Widayana Sulandari saat dikonfirmasi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri usai melakukan pembacokan terhadap korban.
Menurutnya, polisi sudah melakukan pendekatan dengan pihak keluarga untuk melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Pengandonan, serta pemerintah desa agar pelaku bisa menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Memang benar korban merupakan perangkat desa, untuk motifnya masih kita selidiki termasuk mencari pelaku yang melarikan diri,” tukasnya. (gus)

















