YOGYA, fornews.co – Bentrok antarkelompok beberapa waktu lalu di Yogyakarta menjadikan keprihatinan masyarakat luas di Indonesia. Ketua Presidium FA UIB Jateng – DIY, Anang Imamuddin, menyayangkan kejadian tersebut.
“Jogja Kota Istimewa, kata itu selalu melekat karena historis dan aneka predikat yang disandang oleh Yogyakarta,” ungkapnya, Selasa.
Anang menyebut Yogyakarta yang dikenal sebagai Kota Pelajar, Kota Pendidikan, Kota Budaya dan Kota Indonesia Mini yang tercermin di dalamnya tidaklah mudah mempertahankan semua predikat tersebut.
Menurut Anang banyak sekali tantangan yang harus dilalui Yogya untuk mendapatkan semua predikat itu seiring perkembangan zaman serta kompleksitas peradaban.
Bentrok antardua kelompok yang yang terjadi pada Ahad petang 4 Juni 2023 lalu tidak akan terjadi jika kedua belah pihak menyadari sebagai bangsa Indonesia yang terkenal dengan persatuan dan kesatuannya.
“Sedih dan prihatin melihat sesama anak bangsa saling membenci bahkan bentrok dan tawur hanya karena masalah-masalah sepele dan remeh temeh saja. Pada Jogjane gelut, Pada Indonesiane tawur. Sangat disayangkan!” ujarnya kepada fornews.co.
Panglima FA UIB Jateng-DIY yang pernah berproses mengenyam pendidikan di Yogyakarta itu merasa memiliki tanggung jawab moral agar Yogya tetap damai.
Atas peristiwa tersebut, Panglima FA UIB menyerukan perdamaian dan kerukunan di Yogyakarta khususnya di Indonesia pada umumnya untuk turut menjaga stabilitas negara.
“Kecuali benar-benar itu musuh kita yang akan merongrong negara dan bangsa serta kedaulatan Indonesia, maka, kita harus bersama-sama melawannya,” tegas Panglima FA UIB.
Demikian Anang, di tengah ujian dan beban hidup yang semakin sulit jangan ditambah dengan permasalahan sosial yang menambah derita masyarakat kita.
Terkait kericuhan di Yogyakarta, Anang berharap kepada semua pihak yang terlibat untuk menahan diri demi kebaikan dan kenyamanan.
Akibat bentrok antardua kelompok, Cagar Budaya peninggalan Ki hajar Dewantara di Taman Siswa menjadi sasaran vandalisme. (adam)
Copyright © 2023 fornews.co. All rights reserved.
















