PALEMBANG, fornews.co-Ketua DPP PAN Dr H Zulkifli Hasan menyatakan, partai ini harus meletakkan dasar-dasar yang kokoh. Karena, hari ini semua bisa menyaksikan di tanah air banyak sekali yang salah paham.
“Ada anggapan beragama menjauh pada kebangsaan. Salah paham ini cukup serius, padahal bangsa dan agama saling menopang. Salah paham berikutnya lebih serius lagi, terkait kontestasi tentang pilkada hingga mengkotak-kotakkan masyarakat. Secara khusus umat islam menjadi korban dari pengkotak kotakkan ini. Padahal umat islam sudah teruji,” tegasnya, saat menyampaikan pidato politik pada Rapat Kerja Wilayah (Rarkerwil) III PAN di Hotel Exelton, Palembang, Rabu (04/10).
Pria yang akrab disapa Zulhas ini melanjutkan, salah paham yang ketiga, salah paham tersebut berkembang menjadi salah langkah. Di sini, seolah olah umat islam tidak memainkan peranan yang sentral, namun hanya memainkan peranan pinggiran. Banyak ulama ulama yang terkena masalah, bahkan menjadi bulan-bulanan masyarakat, terlebih dalam media sosial.
“Salah paham ini harus diluruskan. Mayoritas negara umat islam ini harus membuktikan, kalau umat islam menjadi penjaga demokrasi. Memahami ketiga salah paham itu, saya minta kader-kader PAN untuk dimanapun berada, kita berdiri tegak di depan mempelopori untuk menjahit kembali merah putih, serta menjaga persatuan bangsa,” terangnya. (tul)

















