PALEMBANG, fornews.co – Untuk melatih kecermatan bagi penyelenggara di tingkat kecamatan pada Pemilihakan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi menggembleng 234 234 Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan di Hotel Horison Palembang, 21-23 Desember 2017 ini, menghadirkan pula narasumber dari KPU Pusat, KPU Sumsel, Bawaslu juga dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.
Komisioner KPU Sumsel, Divisi SDM dan Parmas kepada Media Ahmad Naafi menyampaikan, selain memberikan pemahaman terkait aturan Pilkada, peserta Bimtek melaksanakan simulasi proses rekapitulasi di PPK mulai dari gelaran rapat pleno, rekap penghitungan suara dengan kelengkapan mulai dari sampul kertas DAA-KWK, sampul DA, segel, formulir hingga kotak suara berisi rekapitulasi seluruh desa/kelurahan dan perlengkapan lainya.
“Selain itu, kemampuan dan kecermatan PPK dalam mengisi formulir juga akan disimulasikan sehingga kesiapan mereka bisa teruji dalam melaksanakan tugas dan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya kepada jurnalis, Kamis (21/12).
Selain itu lanjut Naafi, para PPK ini juga akan dibekali dengan buku panduan, pengetahuan peraturan dan perundang-undangan serta pengetahuan kode etik penyelenggara.
“PPK maupun PPS dan KPPS sebagai garda terdepan dalam melaksanakan Pilkada dan Pemilu yang (Luber dan Jurdil) harus kita bentengi dengan integritas,” terangnya.
Sementara itu, Ketua KPU Sumsel, H Aspahani mengemukakan, tahapan Pilgub Sumsel, sudah masuk pada pembentukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) sudah dimulai sejak 19 Desember 2017 lalu.
“Kemudian 20 Januari-18 Februari 2018, PPDP akan melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih minimal lima rumah sehari. Secara keseluruhan, kita sudah siap melaksanakan tahapan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019,” pungkasnya. (tul)

















