BATANG, fornews.co – Persibat Batang berambisi mengakhiri tren negatif selalu kalah di empat laga terakhir Liga 2 2019. Hal itu dimulai dengan misi mengalahkan Sriwijaya FC di Stadion Moh. Sarengat, Kamis (18/07).
Meski telah menunjuk Bona Simanjuntak sebagai pelatih pascamundurnya Freddy Muly, namun pada sesi pre-match press conference di Stadion Moh. Sarengat, Batang, Rabu (17/07) sore, Persibat diwakili Asisten Pelatih Abdul Mungin.
Menurut Mungin, pertandingan kontra Sriwijaya sangat penting untuk membangkitkan mental pemain yang runtuh usai menjadi bulan-bulanan lawan. Setelah menang di partai pembuka musim kontra Persiraja Banda Aceh 1-0, empat pertandingan selanjutnya berakhir kekalahan. Laskar Alas Roban dipaksa menyerah dari PSMS Medan (0-1), Persita Tangerang (0-4), Blitar United (0-4) dan Perserang Serang (0-2).
“Ini partai kandang untuk membangkitkan motivasi (pemain) kedepan. Kita harus dapat poin penuh,” ujar Mungin.
Diakuinya, meski secara peringkat dan poin di klasemen kedua tim terpaut jauh, namun hal itu bukan berarti Persibat tak bisa mengalahkan Sriwijaya.
“Meski secara peringkat kita jauh, namun sepak bola tidak tergantung dengan peringkat. Walau peringkat bawah tapi ini kandang kita jadi harus main maksimal untuk dapat poin penuh,” tuturnya.
Mungin menegaskan, jajaran pelatih sudah melakukan diskusi dengan pemain untuk mencari solusi bersama lepas dari keterpurukan ini. Harapannya di partai kandang lawan Sriwijaya ini, sudah tidak ada masalah.
“Setelah kalah beruntun, kami sudah diskusi dengan pemain maunya bagaimana. Mereka pun siap bangkit bersama-sama. Suatu kebanggaan ketika main di kandang. Dukungan penuh suporter diharapkan bisa membakar semangat pemain. Syukur-syukur kita bisa mencuri gol lebih dulu dan mengamankan poin penuh sampai akhir,” tukasnya.
Sementara itu, Kapten Persibat Batang Arif Budiono menambahkan, semua pemain telah siap menghadapi Sriwijaya. Meski menyadari Sriwijaya tim besar dan tidak mudah dikalahkan, namun Arif mengatakan peluang untuk menang terbuka bagi timnya.
“Sriwijaya tim bagus yang punya pemain berkualitas dan nama besar. Tapi itu bukan alasan kita menyerah di kandang sendiri. Tiga poin harga mati. Kita butuh dukungan masyarakat Batang hadir ke stadion untuk memberikan dukungan langsung. Karena poin penuh sangat penting agar bisa memperbaiki posisi di klasemen,” tuturnya. (ije)

















