PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, ketersediaan pangan menjelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah, aman.
Guna memastikan stok pangan tersebut, Alex secara langsung mendatangi pasar induk Jakabaring, pukul 02.00 WIB, Minggu (10/06) dini hari.
Pada peninjauan tersebut, Gubernur Alex Noerdin didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Pjs Wali Kota Palembang Akhmad Najib dan dinas terkait.
Setiba di pasar induk Jakabaring, dengan berjalan kaki mengelilingi pasar, Alex Noerdin tak segan-segan menghampiri, menyapa satu per satu para pedagang ikan dan sayur serta menanyakan harga dan ketersediaan bahan pangan.
Alex mengaku kagum melihat kehidupan di pasar induk Jakabaring yang sungguh luar biasanya dalam menyediakan bahan pangan bagi masyarakat Kota Palembang. Tidak hanya itu, dia pun senang karena para pedagang yang ada di pasar induk, tidak hanya asli dari wilayah Sumsel melainkan juga dari luar daerah.
“Kehidupan pasar di sini mulai dari pukul 22.00 WIB malam sampai pagi, ini merupakan pasar induk ikan dan sayur. Para pedagang pun bukan hanya dari wilayah Sumatra Selatan melainkan juga dari luar Provinsi Sumsel,”katanya.
Selain itu, pasar induk ini menghidupi warga Kota Palembang dengan jumlah 1,8 juta jiwa, tak tanggung-tanggung sehari bisa menghabiskan hingga 3.000 lebih ton ikan.
“Nah Ikan itu makanan paling sehat. Mangkonyo kito wong Palembang itu pintar-pintar. Terima kasih kepada para pedagang di sini. Dan tahun depan itu, pasar induk ini akan direnovasi, direhab akan dibuat lebih bagus dan lebih lengkap lagi,” paparnya.
Sebelumnya juga, Sabtu (09/06), sekitar pukul 09.30 WIB, Alex Noerdin didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adi Negara meninjau Pasar 16 Ilir Palembang.
“Alhamdulillah ketersediaan pangan kita menjelang lebaran masih aman, ada sedikit kenaikan barang-barang baik itu pangan maupun lainnya. Tapi sedikit gak banyak,” kata Alex di sela blusukannya.
“Tetapi yang terpenting adalah pedagang merasa tahun ini lebih baik soal keamanannya. Alhamdulilah, makanya saya ajak pak Kapolda, ini berkat TNI dan Polri menjadikan kita zero conflict dan ini berimbas pada seluruh pergerakan ekonomi masyarakat Sumatra Selatan,” tandasnya.(bas)

















