
PALEMBANG, fornews.co-Gubernur Sumsel Alex Noerdin menyampaikan, bahwa pihaknya sangat kesulitan untuk meminta bantuan kepada PT Pertamina, untuk pembangunan di Sumsel.
“Tolong marahi Pertamina, karena sangat sulit meminta bantuan hanya Rp42 miliar. Padahal, sejak jaman belanda pertamina dengan mudah mengambil sumber daya alam di sumsel,” keluh Alex Noerdin kepada Komisi VI DPR RI, yang melakukan kunjungan kerja di Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Senin (27/02).
Alex mengungkapkan, Pertamina justru sangat mudah membantu pembalap Rio Haryanto yang jumlahnya mencapai 5,2 juta euro. “Padahal Rio tak mungkin menang dan uangnya jadi asap. Saya sebenarnya ingin mengadu ke komisi VI, tapi Alhamdulilah, sudah di bicarakan sekarang,” ungkapnya.
Kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke Sumsel sendiri untuk melakukan pengawasan dan pengawalan program dari kebijakan pemerintah pusat, terkait perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Sumsel.
Rombongan Komisi VI DPR RI antara lain Ketua Tim Komisi VI DPR RI H. Inas Nasrullah Zubir, BE, SE; Darmadi Durianto; Adisatrya Suryo Sulisto; Bowo Sidik Pangarso; Fadhlullah; Khilmi; Sartono Hutomo; Wahyu Sanjaya SE; H Nasril Bahar SE; H Iskandar D. Syaichu, SE; dan Dwi Aroom Hadiyati. (tul)















