
PALEMBANG-Atlet panjat tebing dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Sumatera Selatan masih mendominasi dalam perolehan poin tertinggi dan tercepat dalam kategori lead perorangan serta speed klasik perorangan di ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Palaspa Wall Climbing Competition (PWCC), yang digelar di Arena Panjat Tebing Universitas PGRI Palembang.
Pada babak semi final lead perorangan putra, Alimin Nurdin dari FPTI Muara Enim menjadi yang terbaik setelah berhasil mencapai top.
Diposisi kedua ditempati Medy Alamsyah dari Shalter OKI, dengan poin 20 dan Bayu Sukma Harjo dari Poltek Negeri Sriwijaya dengan poin 18,1 di urutan ketiga.
Sedangkan di babak semi final kategori lead perorangan putri, Nila Okta Lestari dari FPTI MUBA dan Retno Tiyas Utami berhasil memperoleh poin sama 19 diikuti Siti Sumarni dari KPA Gempa Sabatra dengan poin 16 di posisi ketiga.
Sementara di kategori speed klasik, M Hinayah dari FPTI Muba, RM Wisnu Dinata dari K9 Team, Wira Hutanianto dari FPTI Muba dan Alimin Nurdin dari FPTI Muara Enim berhasil lolos ke babak semi final setelah mengalahkan 12 pemanjat lainnya.
Pada kategori ini, M Hinayah masih menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 7,38 detik saat melakukan pemanjatan di babak 16 besar.
Presiden Juri PWCC Rusman Afandi mengungkapkan, setelah menyelesaikan babak semifinal lead perorangan putra dan putri serta speed klasik, rencananya Sabtu (19/11) besok akan dilaksanakan fase grand final.
“Selain ketiga kategori tersebut, hari ini kita juga telah menyelesaikan pertandingan lead putra perorangan U-19,”ungkapnya.
Adapun pemanjat yang berhasil meraih juara pertama pada kategori U-19 yakni Juliano Dwi dari FPTI Muara Enim dengan poin 30,2 diikuti Hendri dari FPTI MUBA dengan poin 16 di posisi kedua, kemudian Oki Ovian dari FPTI Musi Rawas dan Adi Priyanto dari FPTI Lahat menduduki posisi tiga bersama dengan sama poin 14.
Ketua Pelaksana PWCC Desti Oktiani menambahkan, pada hari ketiga kejuaraan akan mempertandingkan babak final lead perorangan putra dan putri serta speed klasik perorangan putra. (har)
















