
PALEMBANG, fornews.co- Aksi pembobolan mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Palembang, semakin marak. Kali ini, kawanan pembobol ATM sasar milik Bank BNI di Jalan Alamsyah Ratu Prawira, Kecamatan Gandus (tepat depan SPBU), Jumat (10/02) sekitar pukul 08.00 WIB.
Berdasarkan informasi di lapangan, modus pelaku yakni sengaja memasang pengganjal berupa kertas didalam mesin ATM, sehingga saat nasabah bertransaksi lantas ATM nya tersedot. Di saat itulah, pelaku yang belum diktahui identitasnya beraksi.
Namun, kejadian ini kebutu diketahui petugas Bhabinkamtibmas Polsek Gandus, Bripka M Alwi yang sedang melintas di tempat kejadian perkara (TKP) mengecek kebenaran rusaknya mesin ATM tersebut. “Belum lama ini, ada nasabah yang melapor bahwa kartu ATM-nya saat akan melakukan transaksi di mesin ATM tersebut tersedot,” terangnya.
Dia menjelaskan, saat melihat mesin rusak dirinya berinisiatif langsung memasang pemberitahuan bahwa mesin ATM di sini sedang mengalami gangguan yang akibatnya dapat menelan kartu ATM. “Sudah empat orang yang kartu ATM-nya tersedot dan kami langsung menghubungi pihak Bank BNI,” imbuhnya.
Modus yang digunakan pelaku dengan cara mengganjal lubang kartu ATM dan ditempel oleh kawanan pencuri dengan stiker call center Bank BNI palsu. “Pihak bank sudah mengcek. Ada empat kartu ATM yang tertelan mesin, tapi tidak ada kerugian,” sambungnya.
Sementara Kapolsek Gandus, AKP Dedi Rahmat mengatakan, saat ini belum ada laporan resmi dari pihak Bank BNI terkait adanya kerusakan dan kerugian terhadap pihaknya. “Walaupun belum ada kerugian materil dari nasabah, kita akan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,” katasnya.
Masih kata Dedi, pihaknya akan memeriksa rekaman kamera CCTV untuk melakukan penyelidikan kasus ini. “Baru pertama kali modus ini terjadi di wilayah hukum Polsek Gandus,” tukasnya. (bay)

















