SEKAYU, fornews.co-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba meminta PT Inti Agro Makmur harus membuat pernyataan, terhadap rencana pembangunan jalan untuk akses pelabuhan penyeberangan dan pembangunan terminal khusus oleh perusahaan tersebut.
“Kami minta perusahaan membuat pernyataan bahwa jalan yang dibangun tersebut, bisa juga digunakan untuk kepentingan masyarakat umum. Kemudian siap membantu pemerintah memperbaiki jalan yang dilalui kendaraan perusahaan,” tegas Asisten Sekda bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H Rusli SP MM saat memimpin rapat koordinasi bersama instansi terkait dan perwakilan PT Inti Agro Makmur, di ruang Rapat Asisten II, Selasa (24/07).
Dalam rapat yang membahas tindak lanjut permohonan izin lokasi pembangunan jalan akses menuju pelabuhan penyeberangan dan pembangunan terminal khusus yang diajukan PT Inti Agro Makmur ke Bupati Muba pada 9 April 2018 lalu itu, Rusli mengungkapkan, pada prinsipnya pemerintah menyambut baik rencana PT Inti Agro Makmur. Tapi, dengan catatan semua persyaratan telah dipenuhi dan disosialisasikan terlebih dahulu ke masyarakat.
“Sebenarnya izin pembangunan terminal khusus ini dikeluarkan oleh kementerian. Sedangkan bupati dan gubernur hanya memberikan rekomendasi dan pertimbangan saja,” ungkapnya.
Tapi, kalau semua mekanisme dan aturan dijalankan, Insyaallah tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan. “Jangan sampai, kami mempermudah dalam pemberian izin pihak perusahaan bermasalah dengan masyarakat,” tukasnya.
Sementara, Perwakilan PT Inti Agro Makmur, Rahmat menjelaskan, rencana pembangunan jalan sepanjang 3,1 kilometer itu, untuk mendekatkan akses perusahaan ke ibukota kabupaten dan bisa digunakan oleh masyarakat. “Kami telah menggandeng konsultan khusus jalan sebagai bentuk keseriusan kami agar kedepannya pembangunannya tidak menimbulkan permasalahan,” jelaskannya.
Rahmad menerangkan, selain itu pihaknya juga akan membuat pelabuhan penyeberangan di Desa Lumpatan dan Terminal Khusus di Kelurahan Kayuara. “Selain untuk perusahaan, yang akan kami bangun ini diharapkan bisa membantu meningkatkan aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat setempat,” tandasnya. (tul)

















