PANDEGLANG, fornews.co-Sejak tiba di Banten, Kamis (27/12) lalu, tim relawan RSUD Sekayu yang beranggotakan 10 dokter langsung melayani pengungsi korban tsunami, di Posko Karang Anyar, Labuan, Pandeglang, Banten.
Tim relawan kemanusiaan yang tergabung dari Emergency Medical Response Team (EMRT) RSUD Sekayu, SSMS, dan Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) ini tiba di lokasi langsung berjibaku memberikan pengobatan dan perawatan bagi korban tsunami.
“Sudah ada sekitar 94 korban yang langsung kita berikan perawatan. Rata-rata mereka terkena luka dan patah tulang akibat benturan benda keras saat terseret tsunami,” ujar dr Erty Sundarita SpPD, dari tim EMRT RSUD Sekayu.
Erty mengatakan, ada sebanyak 1.011 pengungsi yang berada di posko Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Tim sendiri bekerja dan tetap standby. Apabila ada yang butuh pengobatan dan perawatan langsung mendapat penanganan.
“saat kami tiba di lokasi masih banyak pengungsi yang belum mendapatkan penanganan secara medis. Semoga keberadaan kami disini, bisa satu-persatu menangani kebutuhan medis korban tsunami,” katanya.
Sementara, Direktur RSUD Sekayu, dr Makson Parulian Purba MARS menuturkan, keberangkatan tim EMRT RSUD Sekayu ini merupakan misi kemanusiaan untuk meringankan beban korban tsunami di Banten.
“Kita juga sudah mendapatkan arahan dari pak bupati untuk membawa obat-obatan serta peralatan medis yang cukup untuk menolong korban tsunami di Banten,” tuturnya.
Makson menambahkan, dengan keberadaan tim EMRT RSUD Sekayu ini diharapkan dapat meringankan beban korban tsunami Banten. “Semoga korban luka-luka tsunami Banten mendapatkan perawatan yang maksimal nantinya dan keberadaan tim EMRT RSUD Sekayu bisa meringankan beban korban,” tandasnya.
Tim EMRT RSUD Sekayu yang turut menjadi relawan kemanusiaan korban tsunami di Banten, yakni diantaranya dr Hendra Cipta, SpB (Spesialis Bedah), dr Erty Sundarita, SpPG (Spesialis Penyakit dalam), dr A Syaukat, dr Yurike, dr Alif Alfiansyah, Bambang Irawan AmRo Ns, A Kurniawan SKep, Nizar AmKep, Jonal Harnain AmKep, dan Ikang Fauzi AmKep. (tul)

















