
BATURAJA-Warga Kecamatan Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya dan Kecamatan Sinar Peninjauan, Ogan Komering Ulu (OKU) keluhkan perbaikan akses jalan provinsi Lintas Baturaja-Peninjauan yang dinilai asal jadi.
Pantauan langsung di lapangan Kamis (13/10), perbaikan jalan yang menghubungkan OKU dan Kabupaten Ogan Ilir (OI), tersebut hanya ala kadarnya dan tambal sulam yang tidak beraturan, karena masih terdapat lekukan/lubang di sekitar jalan yang baru dibenahi dengan cara pengaspalan. “Masih banyak jalan yang berlubang. Tapi mereka mengerjakannya meloncat-loncat, tidak merata. Seperti asal bangun saja perbaikan jalan itu,” ujar Herman (43), warga yang melintas.
Sementara, pekerja yang sedang melakukan pengerjaan pengaspalan jalan mengatakan, jalan tersebut bakal diperbaiki semua. “Semuanya diperbaiki,” ujarnya, tanpa merinci adanya perbaikan yang terkesan asal-asalan.
Dengan adanya perbaikan jalan tersebut, hampir seluruh kepala desa (kades) di Kecamatan Peninjauan dan sekitarnya, berharap Pemkab OKU melakukan pantauan, hingga pengerjaan jalan tersebut benar-benar terlaksana sebagaimana mestinya. “Masyarakat bisa lihat sendiri seperti apa pembangunan jalan provinsi tersebut. Kami berharap dari Pemda ada yang memantau. Jadi, pengerjaannya bisa maksimal,” ungkap Kades Peninjauan Novi Taruna.
Menurut dia, pihaknya sangat berterima kasih dengan upaya pemerintah memajukan daeraj tersebut dengan membangun infrastruktur. Namun, perbaikan atau pembangunan harus memperhatikan kualitas dan merata. “Kita bukan bermaksud untuk menghambat dengan mengkritisi pembangunan yang tidak baik. Sebab, kalau jalan ini bagus jelas kami dan warga yang merasakan enaknya. Jadi, hendaknya ada pengawasan dari Pemkab jangan sampai sudah selesai baru di protes. Mumpung sekarang masih berjalan,” pungkasnya.(ibr)
















