PALEMBANG, fornews.co – Dibutuhkan langkah konkret untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Nasrun Umar dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi kabupaten/kota sehat se-Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (27/11). Menurut Nasrun, program kabupaten/kota sehat merupakan program yang mencakup multi sektor dan multi stakeholder yang memiliki aspek penting dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah daerah dan masyarakat harus komitmen bersama untuk meningkatkan lingkungan fisik, sosial, budaya, perilaku dan pelayanan publik yang dilaksanakan secara adil, merata dan terjangkau,” ujar Nasrun.
Nasrun menyampaikan, sosialisasi ini sejalan dengan visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, dalam rangka pembangunan manusia dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya demi mewujudkan Indonesia sehat serta melaksanakan Sustainable Development Goals (SDGs).
“Program kabupaten/kota sehat menjadi salah satu indikator dalam matriks pembangunan RPJM tahun 2020-2024. Pemerintah daerah harus membentuk tim pembina kabupaten kota serta forum kabupaten/kota sehat,” katanya.
Pada tahun 2019, lanjut Nasrun, Provinsi Sumsel telah memfasilitasi kabupaten/kota yang ingin diverifikasi untuk mendapatkan penghargaan Swasti Saba, di mana untuk Sumsel sudah ada 6 kabupaten/kota yang mengusulkan yaitu Kota Palembang, Kota Lubuklinggau, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten OKU dan Kabupaten Musi Rawas.
“Saya berharap semua peserta dapat mengikuti verifikasi untuk menerima penghargaan Swasti Saba yang dilaksanakan 2 tahun sekali pada tahun ganjil,” tandasnya.
Penghargaan Swasti Saba merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan RI yang diberikan pada kabupaten/kota yang telah menyelenggarakan tatanan lingkungan yakni pemukiman, serta sarana dan prasarana yang sehat. (ije)

















