JOGJA, fornews.co — Memperingati Hari Jadi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang ke-79, kantor Bea Cukai Jogja bersama Bea Cukai Magelang memusnahkan barang ilegal hasil penindakan dengan nilai lebih dari Rp2,5 miliar.
Barang-barang tersebut termasuk rokok tanpa cukai, minuman beralkohol, perangkat elektronik, obat-obatan, kosmetik, sepatu, dan suku cadang kendaraan, yang disita antara Juli 2023 hingga Oktober 2025.
Pemusnahan dilakukan serentak di seluruh wilayah kerja Kanwil DJBC Jawa Tengah dan DIY, dengan tujuan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal serta menegakkan aturan di bidang kepabeanan dan cukai.

“Ini bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan barang ilegal tidak kembali beredar di masyarakat dan pengelolaan barang sitaan dilakukan secara transparan,” kata Imam Sarjono, Selasa, 11 November 2025.
Kepala Bea Cukai Magelang yang juga menjabat Pelaksana Harian Kepala Bea Cukai Jogja, itu mengungkapkan barang-barang yang dimusnahkan mencakup lebih dari satu juta batang rokok senilai Rp1,68 miliar, 458 liter minuman beralkohol, serta 181 unit iPhone dan 29 perangkat elektronik lainnya dengan nilai sekitar Rp782 juta.
“Total potensi kerugian negara akibat barang-barang tersebut diperkirakan mencapai Rp1,34 miliar,” kata Imam.
Pemusnahan dilakukan dengan berbagai metode sesuai jenis barang, termasuk pembakaran, penghancuran fisik, dan pemusnahan di fasilitas pengelolaan limbah berbahaya milik PT Solusi Bangun Indonesia di Narogong, Cilacap dan Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Keuangan, Satuan Polisi Pamong Praja, perwakilan Kanwil DJKN dan DJBC Jawa Tengah-DIY, serta media massa.
Menurut Bea Cukai, operasi rutin ini juga merupakan bagian dari pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang melibatkan kerja sama dengan aparat daerah.
Bea Cukai menyatakan, kegiatan pemusnahan bersama ini menegaskan komitmen institusi dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran barang ilegal dan menegakkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dengan semangat “Tangguh Mengawasi, Tulus Melayani.”

















