SEKAYU, fornews.co – Plt Bupati Muba, Beni Hernedi menyatakan, masyarakat di Kabupaten Muba diharapkan tersentuh oleh tiga program nasional, seperti Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) dan Pasar Aman dari Bahan Berbahaya (PABB).
“Ini terkait pemberian informasi olahan pangan yang sehat, dan adanya peningkatan jejaring ditingkat desa baik itu keamanan pangan, bekerja sama dengan dinas terkait, untuk terus bersinergi dalam pengawasan dan edukasi keamanan pangan di Kabupaten Muba,” ujar dia, saat menghadiri Forum Advokasi Pemerintah Daerah dan Lintas Sektor tiga program nasional, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Kamis (17/2/2022).
Beni mengungkap, melalui program pengawasan keamanan BPOM, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Kabupaten Muba terhadap keamanan pangan. Agar tujuan dan sasaran pelaksanaan pengawasan di Kabupaten Muba dapat diwujudkan dan memberi dampak yang signifikan, serta dapat dirasakan segenap komponen masyarakat.
Beni juga berharap, pertemuan ini bisa membuka saluran komunikasi yang diarahkan untuk transfer of experience, sehingga dapat menghasilkan rencana aksi yang strategis bagi kesinambungan berbagai program lintas sector.
“Kita saling melengkapi, saling memperkuat serta saling menopang bagi kelanjutan pembangunan di Kabupaten Muba,” jelas dia.
Sementara, Kepala BPOM Palembang, Zulkifli menuturkan, pemerintah sangat mendorong percepatan dan sinergi upaya lokomotif dan representasi hidup sehat melalui Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat.
“Inpres ini secara khusus menugaskan BPOM untuk menjamin keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar di masyarakat, memperkuat dan memperluas pengawasan dan interfensi keamanan pangan dengan anak sekolah” tutur dia.
Zulkifli menjelaskan, pertemuan ini untuk meningkatkan komitmen lintas sektor dan pemerintahan desa dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai pada tingkat perseorangan yang juga dapat memperkuat ekonomi desa. (aha)

















