PALEMBANG, fornews.co – Jembatan Musi II Palembang terpaksa harus ditutup sementara waktu. Hal itu lantaran besi penyangga lantai jembatan lepas.
Berdasarkan informasi, lepasnya penyangga ini terjadi pada Kamis (19/03) dinihari. Karena dikhawatirkan, sehingga pada pukul 10.00 WIB Jembatan Musi II Palembang harus ditutup sementara. Akibat penutupan tersebut, kemacetan tidak dapat terhindari. Kini, kendaraan yang melintas di jembatan itu pun harus dialihkan ke jembatan kembar Musi II Palembang di sebelahnya.
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah V Palembang, Kgs Syaiful Anwar membenarkan hal tersebut. Menurut Syaiful, pihaknya tadi pagi menemukan tiga stanger atau besi penyangga lantai yang berbaut terlepas. Dimana, stanger yang terlepas ini sebanyak tiga hingga empat besi.
“Ini murni karena usia jembatan mengingat jembatan ini dibangun tahun 1990 silam. Artinya, bukan dikarenakan dicuri,” katanya, Kamis (19/03).
Untuk memperbaiki jembatan ini maka harus membuka lantai atau aspal jembatan. Karena itu, pihaknya mengambil keputusan untuk menutup sementara Jembatan Musi II Palembang ini.
Perbaikan ini nantinya dilakukan secara menyeluruh dilantainya atau setiap segmen sepanjang lima meter per segmen. Pihaknya juga telah melaporkan kejadian ini ke pusat.
“Kami juga bekerjasama dengan pihak kepolisian dan pemerintah daerah untuk pengalihan arus lalu lintasnya,” ujar Syaiful.
Keputusan menutup jembatan ini agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Pihaknya menargetkan perbaikan ini akan selesai dalam waktu 14 hari ke depan.
Untuk kendaraan ringan, ia mengimbau untuk menggunakan jalur kota atau Jembatan Ampera. Sedangkan, untuk kendaraan berat menggunakan jembatan kembar Musi II Palembang yang berada disamping Jembatan Musi II.
“Kami akan bongkar aspalnya dan dipasang siku baut untuk memperkuatnya,” tutupnya. (lim)
















