
PALEMBANG- Kapolda Sumsel Irjen Pol Djoko Prastowo menyampaikan, pihaknya telah ikut menyiapkan sebanyak 4.000 personel, jika aksi 4 November yang terpusat di Jakarta melebar ke daerah.
“Dari jumlah tersebut, hanya beberapa personel yang akan diterjunkan. Kalau untuk Sumsel situasinya tidak terlalu. Karena masyarakat (Sumsel) sudah paham. Namun kita standby 4.000 personel dan itu tidak semua kita turunkan, kalaupun pada unjukrasa itu jumlahnya kecil,” ujarnya, saat dibincangi di Graha Unsri, Kamis(03/11).
Djoko mengakui, kalau sudah mendapat informasi ada beberapa ormas Islam di Sumsel yang berangkat ke Jakarta untuk ikut aksi 4 November mendatang. “Memang yang berangkat ada, tapi hanya mewakili dan sudah dipesankan agar tertib dijalan dan tidak anarkis,” katanya.
Sementara, Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengingatkan, agar masyarakat Sumsel untuk tetap damai dalam menyampaikan pendapatnya. Dia berpesan, agar warga Sumsel yang ikut aksi 4 November di DKI Jakarta untuk tidak anarkis. “Tidak juga banyak, mungkin mau solat di Istiqlal, tapi jangan anarkis. Di Sumsel kita sudah siaga,” tutupnya. (tul)
















