
PALEMBANG, fornews.co-Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menyatakan, permasalahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memang menjadi perhatian serius Presiden RI Joko Widodo, dengan memberikan arahan langsung agar tahun ini kemampuan pengendalian karhutla harus optimal. Karena, pada 2017 ini diperkirakan akan mengalami musim kemarau yang cukup panjang.
Selain itu, di 2018 akan ada Asian Games di Jakarta dan Palembang sehingga tahun ini akan menjadi penentu apakah betul-betul bisa dilakukan pengendalian karhutla sejak dini. “Kita ingin memastikan semua unit baik dari pencegahan maupun penanganan Karhutla harus benar-benar siap,” ujarnya, saat menghadiri apel kesiapsiagaan 1.350 lebih personel gabungan berikut peralatan lengkap di halaman Griya Agung Palembang, Sabtu (18/02).
Teten meneruskan, beberapa hari lalu Presiden Joko Widodo sudah memanggil Badan Restorasi Gambut (BRG) untuk memastikan restorasi gambut tahun ini seluas 400.000 Hektare (Ha) bisa tercapai, dan restorasi ini sangat penting dilakukan kerjasama dengan para pemilik kebun karna sebagian besar lahan restorasi berada di wilayah perkebunan.
“Perusahaan perkebunan harus memiliki manajemen pengelolaan gambut yang lebih baik dan harus ada alat deteksi elektronik, yang bisa mengukur permukaan air gambut serta fasilitas lain seperti tersedianya sumur bor dan tower pemantauan. Semua ini, saya kira akan dilakukan audit oleh Kementrian LHK kepada perusahaan perkebunan agar menjaga konfeksi lahan yang diberikan dengan baik,” tegasnya.(tul)
















