PALEMBANG, fornews.co – Memutuskan pindah homebase ke Musi Banyuasin tampaknya tidak akan disesali Babel United. Sebab sambutan dan dukungan yang begitu luar biasa didapatkan klub yang akan merger dengan Muba United ini.
CEO Babel United Ichsan Sofyan menerangkan, dari hasil review selama menjalani musim kompetisi Liga 2 2019, homebase klub mendesak untuk dilakukan peningkatan fasilitas. Bahkan karena fasilitas yang kurang memadai sesuai regulasi tersebut, Babel United sempat ditegur PSSI. Oleh sebab itu di musim baru ini, pihaknya mengajukan tawaran kolaborasi ke Pemkab Muba.
“Kita sejauh ini akan berkolaborasi dengan Pemkab Muba dan ada sambutan luar biasa dari Pemkab Muba, dan stakeholder perusahaan yang ada di Muba. Kami merasa bangga kehadiran kami didukung dan disambut sangat baik,” ujar Ichsan ditemui di Kopi Kita, Palembang, Rabu (04/03).
Mengenai perubahan nama klub dari Babel United menjadi Muba Babel United, diakui Ichsan membutuhkan waktu. Sebab pihaknya perlu mengajukan hal ini ke PT LIB dan PSSI.
“Secara identitas, Babel United masih melekat di kami sesuai regulasi. Tapi (perubahan nama) kita ikuti dan jalani dulu proses yang ada,” katanya.
Sementara tentang potensi Babel United di-take over Pemkab Muba, Ichsan belum mau menjawab dengan gamblang. Menurutnya yang paling penting bagaimana di waktu yang sangat singkat ini, kedua belah pihak berkolaborasi untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk mengarungi Liga 2 2020.
“Kita menjalin komunikasi di akhir Februari, dan liga sudah mulai di 15 Maret. Jadi kita dengan sambutan hangat dan baik dari Pemkab Muba sama-sama fokus kolaborasi di Liga 2020. Mudah-mudahan kita dapat prestasi terbaik yang bisa membanggakan bagi masyarakat setempat,” tuturnya.
Menurut Ichsan, hal yang paling mendesak jelang kompetisi adalah menjalin komunikasi dengan sponsor. Ichsan pun kembali dibuat terkesan sebab secara mengejutkan telah lahir Muba Corporate Forum (MCF).
“Ini merupakan suatu revolusi juga bagi sepak bola nasional. Sebab untuk memajukan sepak bola memang diperlukan support dari Pemerintah setempat dan pengusaha lokal di daerah itu,” tukasnya. (ije)
















