
PALEMBANG, fornews.co-Resiko pembangunan Light Rail Transit (LRT) begitu besar, terlebih tanpa mengacu pada keselamatan kerja. Sebagaimana yang dialami Nardi Mulyadi (46) operator alat besat (crane) pembangunan LRT, nyaris tewas akibat tersengat listrik tegangan tinggi.
Informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa tersebut menimpa Nardi, saat dirinya mengoperasikan crane untuk memasang graider, Rabu (01/02). Namun, tanpa disadari crane tersentuh kabel sutet di kawasan OPI Mall Jakabaring dan sontak membuatnya terpental dan pingsan, karena mengalirkan listrik tegangan tinggi.
“Saya sadar ketika berada di rumah sakit pak. Akibat kejadian ini saya mengalami luka-luka ringan di bagian hidung dan sekujur tubuh. Padahal saya biasa kerja seperti ini, mungkin lagi apes saja pak,” tuturnya lemah, yang sedang mendapat perawatan di RSUD Bari Palembang.
Sementara itu, Kepala SPKT Polresta Palembang, Ledi mengatakan, setelah mengetahui kejadian tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP, untuk mengetahui apakah ini ada kelalaian dari pihak perusahaan atau kelalaian dari pekerja sendiri. “Kita akan menyelidiki kasus ini, apakah ada unsur kelalaian dari pegawai atau perusahaan,” singkatnya. (bay)

















