SEKAYU, fornews.co – SKK Migas dan Medco E&P Grissik Ltd (Medco E&P) menyalurkan 2.800 kotak masker dan bantuan pemberian makanan tambahan berupa susu bagi masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Penyaluran yang dilaksanakan bersama Plantari Institute itu, tak lepas dari upaya mendukung pemerintah yang saat ini lagi dihadapkan pada dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Bantuan tersebut disalurkan bertahap pada 6–8 Oktober di 14 desa.
Bantuan masker menjangkau Desa Babat Ramba Jaya, Supat, Letang, Sukamaju, Pangkalan Tungkal, Tri Tunggal, Mangsang, Simpang Tungkal, Berlian Jaya, Sumpal, Dayung, Lubuk Bintialo, Macang Sakti, dan Talang Buluh. Sementara itu, bantuan susu didistribusikan melalui posyandu.
Menurut Senior Manager Communication Medco E&P, Leony Lervyn, proses penyaluran melibatkan pemangku kepentingan setempat di sejumlah titik, termasuk kantor desa, posyandu, rumah local champion, dan fasilitas kesehatan masyarakat.
Kabut asap akibat karhutla, sambung dia, dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
“Lewat program Medco Peduli, kami mendukung pemerintah membantu masyarakat menghadapi dampak karhutla. Kami berharap bantuan ini bermanfaat bagi warga yang membutuhkan. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan setempat juga menjadi bagian penting untuk mendukung penyaluran bantuan kepada masyarakat,” ujar dia, Jumat (9/10/2026).
Leony melanjutkan, bahwa melalui program Medco Peduli, Medco E&P Grissik Ltd bersama mitra lokal terus mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasi.
Sementara, Ketua Karang Taruna Desa Lubuk Bintialo, Pahrun, mengapresiasi bantuan yang diberikan pada masyarakat.
“Terima kasih kepada Medco E&P atas bantuan ini. Di tengah kondisi kebakaran hutan dan lahan di desa, bantuan masker ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tandas dia. (kaf).

















