SEKAYU, fornews.co – Prihatin tingginya angka kecelakaan pengguna lalulintas roda dua dan roda empat di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Radha Oktavia siswi jurusan IPA kelas XII SMA Negeri 2 Sekayu, menciptakan alat automatic speed bump (polisi tidur otomatis) yang terkoneksi dengan traffic light.
Anak ketiga dari lima bersaudara dari pasangan Ismed Patoni dan Nur Huda, ini hanya menghabiskan waktu kurang lebih satu bulan untuk menciptakan alat yang saat ini masih dalam bentuk prototype. Polisi tidur otomatis buatannya tersebut, terkoneksi dengan traffic light dan saat lampu kuning menyala dengan otomatis polisi tidur langsung naik ke atas untuk menghentikan pengguna lalulintas saat mau melintasi traffic light.
“Alhamdulillah, berkat inovasi ini saya mendapatkan penghargaan dari Menteri Perhubungan RI, pada ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan Tingkat Nasional Tahun 2017 pada 22 Oktober diikuti 62 peserta lainnya se-Indonesia,” ujarnya, Senin (23/10).
Ia menjelaskan, bahan baku polisi tidur otomatis biatannya, dari stanles steel dengan memanfaatkan energi matahari dan kalau lampu hijau sudah menyala polisi tidur otomatis langsung turun. Ke depan, dirinya akan mengembangkan alat tersebut dan digunakan di setiap sudut traffic light di Sekayu.
“Untuk membuat dan mengembangkan alat ini, saya dibantu dua guru pembimbing yakni bapak Dimas Candra Atmaja SPd MT dan ibu Nila Sukma Dewi SPd Si MSi, serta mendapat support penuh dari Kepala SMA Negeri 2 Sekayu, Dra Rr Mini Sariwulan MSi,” tutur gadis kelahiran Lampung, 19 Oktober 2000.
Sementara itu, Bupati Muba, H Dodi Reza Alex yang pada kesempatan menerima kunjungan Radha Oktavia, di ruang kerjanya menyebutkan ini inovasi yang sangat bagus dan harus diberikan support.
“Alat polisi tidur otomatis karya Radha, ini sangat bermanfaat dan akan menjadi inspirasi untuk menekan angka kecelakaan khususnya di Kabupaten Muba,” katanya.
Dodi berharap, pelajar-pelajar di Muba berlomba-lomba untuk mengejar prestasi dan berinovasi dengan karya-karya yang berkualitas.
“Saya berharap akan muncul generasi pelajar yang berprestasi seperti Radha dan dapat membawa nama Kabupaten Muba ke tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya. (cak)

















