PALEMBANG, fornews.co-Psy war terhadap pasangan calon (paslon) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018 muncul lebih cepat. Baru sebatas deklarasi dukungan, dua kubu paslon sudah saling berbalas pantun.
Munculnya pernyataan Calon Gubernur (Cagub) Herman Deru, Minggu (07/01) lalu, tentang menghidupkan kembali sekolah dan berobat gratis yang dinilai selama ini mati suri, langsung mendapat tanggapan dari cagub lainnya, Dodi Reza Alex.
“Sekolah dan berobat gratis tidak mati suri, tapi tetap berjalan dan akan kita sempurnakan lagi. Kita akan lanjutkan apa yang sudah dilaksanakan Pak Alex Noerdin,” tegas Cagub Dodi Reza Alex, didampingi pasangannya Giri Ramanda, usai dideklarasi partai pengusung di Monpera, Rabu (10/01) pagi.
Dodi Reza mengatakan, ini merupakan hari bersejarah, karena pertama kali tiga partau besar PKB, PDIP dan Partai Golkar satu panggung untuk meneruskan perjuangan Sumsel.
“Sebelumnya tiga partai ini berbeda dukungan, tapi kali ini tiga partai besar ini bersatu. Alhamdulillah, tadi sudah berdoa bersama untuk deklarasi kami berdua, Insyaallah amanah yang diberikan kepada kami akan dipertanggung jawabkan,” katanya.
Bupati Muba itu menegaskan, memang mereka (Dodi – Giri) merupakan pemimpin muda. Tapi, bukan juga anak kemarin sore. “Adinda Giri Ramanda ini sudah menjadi profesional bekerja di perusahan asing, dua periode menjadi Anggota DPRD sumsel dan menjabat ketua DPRD Sumsel. Begitu juga dengan saya, dua periode menjadi anggota DPR RI dan Bupati Muba, tentu sudah sejak lama berjuang untuk pembangunan Sumsel,” tegasnya lagi.
Calon Wagub Sumsel Giri Ramanda, hanya menyampaikan, setelah dipercaya dan dideklarasikan oleh tiga parpol pengusung, maka dirinya siap untuk mendampingi pasangannya Dodi Reza Alex. “Saya siap untuk bersama-sama membangun Sumsel bersama Pak Dodi Reza,” katanya singkat.
Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Sumsel, Alex Noerdin, yang mewakili tiga partai pengusung menyatakan, dipilihnya tempat ini untuk deklarasi karena bersejarah. Kedua calon ini adalah keturunan pejuangan dan yakin akan dapat melanjutkan perjuangan sumsel.
“Kita yakin, mereka berdua bisa melanjutkan pembangunan ini. Berdasarkan keturunan pejuang, prestasi, kinerja selama ini, mereka bisa membangun Sumsel, bukan hanya orasi dan hanya bicara dan berangan angan, dan janji yang belum tertepati. Pengalaman saya lima kali pilkada membuktikan ini. Kalau kita bersama sama tulus mendukung dan melanjutkan pembangunan Sumsel, Insyaallah doa kita di kabulkan Allah. Maju terus pantang mundur, Monpera jadi saksi Garuda Pancasila,” ujarnya. (tul)
















