
PALEMBANG, fornews.co–Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menyampaikan, pertumbuhan ekonomi di Sumsel sangat baik, ini Tercermin di tahun 2016 sebesar 5,15% yang dimana mampu melampaui pertumbuhan nasional.
Tak hanya itu, kontribusi sumsel untuk Indonesia secara keseluruhan mencapai 2,8%, sehingga sangat diperhitungkan di Indonesia. Struktur ekonomi Sumsel tersebut ditopang oleh sektor pertambangan sebesar 21,86%, pertanian 19,16. “Hanya Sumsel yang mampu menekan Gejolak harga pangan di tahun 2015, disaat provinsi lain melonjak tajam,” ujarnya, saat menghadiri pelantikan dan serah terima jabatan Kepala Kantor Perwakilan BI Sumsel, di Gedung BI Palembang, Jumat (17/02).
Rosmaya mengungkapkan, bahwa patut bangga bahwa Indonesia dinilai berhasil menjaga stabilitas makro ekonomi, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang terjadi di lingkungan eksternal.
Terkait pergantian jabatan Kepala Kantor Perwakilan BI Sumsel, dari Hamid Ponco Wibowo dengan pejabat baru Rudi Hairudin, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala grup Manajemen Investasi Departemen Pengelolaan Devisa BI, Rosmaya menuturkan, bahwa ini merupakan satu hal yang wajib dan wajar.
“Perpindahan kepemimpinan di Bank Indonesia merupakan salah satu hal yang wajib, dimaksudkan untuk menambah sinergitas BI itu sendiri. Sementara penempatan tugas ditujukan sesuai dengan fungsinya yang dimana akan menambah kinerja Bank Indonesia semakin lebih baik lagi di daerah,” ungkapnya.
Sementara, Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki mengatakan, selamat kepada Rudi Hairudin dalam mengemban tugas baru sebagai Kepala Perwakilan BI Sumsel. Apalagi, Rudi Hairudin sendiri ternyata putra asli daerah Sumsel. Ishak juga mengapresiasi kepada Hamid Ponco Wibowo, atas dedikasinya terhadap kemajuan pembangunan provinsi Sumsel dan kerja nyatanya yang mampu bersinergi dalam menekan laju inflasi di Sumsel.
“Sebagai pemimpin, sudah pasti ada tugas berat yang harus diemban. Tentunya harus ada sumbangsih yang penuh dalam mencapai tujuan yang lebih baik. Dalam hal ini, peran dan fungsi Kepala BI perwakilan Sumsel yakni membantu mewujudkan visi Sumsel sejahtera, lebih maju dan berdaya saing internasional. Saya percaya kepada Bapak Rudi Hairudin apalagi kan beliau ini putra Sumsel, sudah pasti Bank Indonesia semakin lebih baik yang mampu membawa nama Sumsel,” katanya.
Ishak menambahkan, Provinsi Sumsel itu merupakan satu provinsi yang mempunyai letak strategis. Atas dasar dari itulah provinsi ini layak diperhitungkan dimata dunia. “Untuk mewujudkan semua itu, saya mengajak semua stakeholder termasuk pula Bank Indonesia, mari bersama-sama wujudkan Sumsel yang makin terdepan,” tutupnya. (tul)

















