
BATURAJA, fornews.co – Taufik dan warga RT/RW 002/001, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), dikejutkan begitu mendengar dering handphone Ma’ruf (ayah Taufik). Nada dering handphone tersebut, menunjukkan jasad Ma’ruf yang tergantung di pohon salam belakang rumahnya diduga gantung diri.
Informasi yang beredar, sebelum jasadnya ditemukan tergantung, Kamis (25/05) sekitar pukul 22.15 WIB, Ma’ruf masih sempat berbincang dengan tetanganya sekira pukul 20.40 WIB. Kemudian Ma’ruf pulang dan kembali ke luar rumah dengan membawa kain panjang.
Tak lama berselang, anak korban ke rumah tetangga kanan-kiri untuk mencari keberadaan ayahnya. Karena sudah mulai larut malam, akhirnya Taufik dibantu oleh warga mencari sang ayah. Karena tak kunjung ditemukan, akhirnya timbulah ide untuk menelpon handphone milik sang ayah. Begitu ditelepon aktif, dan nada derinya itulah menunjukkan jasad Ma’ruf, yang tergantung dan sudah tak bernyawa.
Kapolres OKU, AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kapolsek Baturaja Timur, AKP Saharuddin membenarkan adanya kejadian gantung diri yang dilakukan oleh Ma’ruf. Akan tetapi, pihaknya belum mengetahui penyebab korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
“Saat akan dilakukan visum oleh tim inavis Polres, pihak keluarga keberatan. Akhirnya korban langsung disemayamkan di rumah duka untuk kemudian langsung dimakamkam,” tukas Saharuddin. (gus)
















