PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru berkomitmen menghidupkan kembali pelayanan kesehatan melalui posyandu, dan menjadikannya garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan, dia mengaku optimistis dapat menggerakkan 35.000 petugas Posyandu di Sumsel.
“Jadi posyandu ini harus diberdayakan, saya sudah punya komitmen bahwa kalau saja sepuluh petugas posyandu aktif di desa atau kelurahan, dikalikan 3.500 berarti ada 35.000 petugas kesehatan yang ikhlas tanpa pamrih dalam bekerja,” kata Herman Deru didampingi Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, saat menghadiri acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 Tahun 2018, Sabtu (17/11) di Taman Nasional Kerajaan Sriwijaya.
Mantan Bupati OKU Timur tersebut mengatakan, pelayanan kesehatan bagi masyarakat tidak hanya dilihat dari aspek tindakan atau pengobatan, tapi pencegahan bagaimana dapat mengedukasi masyarakat dari hal-hal yang kecil.
“Jadi parameter pelayanan kesehatan itu bagi pemerintah tidak hanya memberikan pengobatan yang gratis, tapi mengedukasi masyarakat mulai dari mencuci tangan, karena mencegah tentu lebih murah dan mudah dari pada mengobati. Dan juga seperti masyarakat yang BAB tidak tepat atau tidak dengan septic tank. Pemerintah juga harus giat ke sana, jangan hanya serius beli obat, serius memberikan pelayanan saja,” tuturnya.
Demikian halnya soal pelayanan yang diberikan oleh pemerintah, HD mengingatkan petugas agar mampu membuat pasien menjadi nyaman selama proses penanganan. Hal itu bisa dimulai dari hal-hal yang kecil, seperti sikap ramah dan senyum. Begitupun dalam aspek fasilitas, HD mengimbau agar petugas mampu memberikan fasilitas kesehatan yang nyaman kepada masyarakat, baik peralatan medis maupun mobil ambulans.
“Petugas harus melayani memberikan perhatian dari hal-hal yang kecil seperti dengan ramah dan sopan, jangan masalah di rumah dibawa ke kantor, yang ada pasien tambah sakit. Kemudian inventaris peralatan kesehatan untuk dirawat dan dibenahi seperti ambulans, jangan sampai mobil ambulansnya bau dan jelek, yang ada pasien tambah sakit,” paparnya.
Pada kesempatan itu, HD juga mengajak semua instansi terkait memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat yang berada di tepian jalan maupun di tepian sungai.
“Dulu aku sebelum jadi gubernur, merasa di mana perhatian pemerintah bagi masyarakat yang berada di tepian jalan begitu juga tepian sungai. Nah sekarang aku sudah jadi gubernur, mari kita perhatikan masyarakat yang ada di tepian jalan maupun di tepian sungai harus diperhatikan juga kesehatannya,” imbuhnya.
Dalam acara peringatan hari kesehatan nasional ini, diadakan juga penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat dan percepatan capaian universal health coverage (UHC) yang bertajuk Sumatra Selatan Maju Untuk Semua.
Sementara itu, Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nuraini mengatakan, di peringatan hari kesehatan nasional ini, dia mengingatkan bahwa masyarakat Sumsel harus rajin menjaga kesehatan masing-masing.
“Soal kesehatan, jangan terlalu mengandalkan pihak lain, boleh saja pemerintah atau BPJS , tapi yang utama dalam menjaga kesehatan adalah diri kita sendiri,” katanya.(bas)

















