PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC menelan kekalahan telak 0-3 dari PS TIRA pada laga pekan 31 Liga 1 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (17/11) sore. Meski kalah, posisi Sriwijaya di klasemen sementara justru naik satu tingkat ke peringkat 14.
Kondisi ini tidak terlepas dari hasil pertandingan lainnya dimana Mitra Kukar dikalahkan Barito Putera 1-2. Sehingga tiga klub yaitu Sriwijaya FC, Mitra Kukar, dan PS TIRA memiliki poin sama 36. Hal ini membuat Sriwijaya yang memiliki selisih gol lebih baik naik peringkatnya.
Hasil pekan 31 ini membuat persaingan di zona degradasi semakin memanas. Sebab selisih poin sangat tipis. PSMS Medan yang berada di dasar klasemen dengan 34 poin masih memiliki peluang selamat. Perseru Serui di peringkat 17 pun berupaya keras menambah 35 poin yang mereka miliki sekarang. Sedangkan PS TIRA di posisi 16, Mitra Kukar di posisi 15 dan Sriwijaya FC di posisi 14 yang sama-sama meraih 36, pastinya akan memanfaatkan 3 laga tersisa untuk memaksimalkan poin guna menjauh zona degradasi.
Kembali ke pertandingan, PS TIRA sudah unggul di menit 7 melalui Ahmad Noviandani. Keunggulan The Army digandakan striker asingnya Aleksandar Rakic di menit 51. Pesta gol TIRA ditutup Dimas Drajad di menit 80.
Pelatih Sriwijaya FC Angel Alfredo Vera mengatakan, kekalahan Sriwijaya disebabkan PS TIRA bermain lebih efektif dan disiplin.
“Mereka sangat disiplin. Sangat sulit terobos. Barisan pertahanan mereka sangat rapi. Kita sudah usaha dengan bermain lebih cepat dan melebar untuk menarik pemain bertahan mereka, tapi pemain mereka tidak mudah terpancing,” ujar Alfredo Vera pada post match press conference di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (17/11).
Selain disiplin dalam bertahan, lanjut Alfredo, pemain TIRA sangat baik dalam melancarkan serangan balik yang cepat dan tajam. Hal itu membuat barisan pertahanan Sriwijaya kewalahan.
“Mereka bisa memanfaatkan momen-momen counter attack ke pertahanan kita,” tuturnya.
Meski gagal membawa pulang poin, kata Alfredo, Sriwijaya masih memiliki peluang untuk lolos dari zona degradasi. Hal itu sedikit diuntungkan dengan hasil minor tim-tim di papan bawah.
“Sejauh ada peluang kita untuk selamat maka akan kita kejar. Masih sisa tiga pertandingan apapun masih bisa terjadi. Semua tim papan bawah hadapi posisi yang sama,” kata pria asal Argentina ini.
Sementara itu, Kapten Sriwijaya FC Yuu Hyun-koo mengakui pada laga hari ini Sriwijaya kurang beruntung. Meski demikian, Yuu tak ingin rekan-rekannya larut dalam kesedihan karena kekalahan ini.
“Saya pikir tidak masalah karena masih ada pertandingan lagi. Kedepan tiga pertandingan lagi kita harus dapat poin dengan persiapan lebih keras lagi. Tiga pertandingan nanti sangat penting seperti final karena kita harus lolos degradasi. Semua pemain harus cepat lupakan semua ini dan kita pikirkan kedepan untuk menang lagi,” tegas Yuu. (ije)

















