PALEMBANG, fornews.co – Hanya menang sekali dari tiga laga yang sudah dimainkan membuat posisi Palembang Bank Sumsel Babel cukup rawan. Oleh karenanya, dua laga tersisa di putaran I ini harus dimaksimalkan untuk menambah poin.
Setelah menang dari Jakarta Garuda (3-1) di laga perdana, secara berturut-turut Palembang BSB kalah dari Surabaya Bhayangkara Samator (2-3) dan Jakarta Pertamina Energi (1-3). Dengan hanya mengantongi poin 4, Bayi Ajaib berada di peringkat 4 klasemen sementara Proliga 2020.
“Kita pakai kaos merah ini karena kita marah ada di posisi 4. Kenapa gak (posisi) 1,” ujar Direktur Utama Bank Sumsel Babel Achmad Syamsuddin pada press conference Seri 3 Putaran I Proliga 2020 di kantor pusat Bank Sumsel Babel, Kamis (06/02).
Syamsuddin mengatakan, pada seri 3 ini, dia meminta Kaula Nur Hidayat bermain lebih semangat untuk mendapatkan hasil terbaik dengan menyapu dua kemenangan.
“Ini kandang kita, mainlah secara militan, artinya pantang kalah sebelum pertandingan berakhir. Utamakan teamwork dan junjung sportifitas,” tuturnya.
Di seri 3 putaran I ini, Palembang BSB akan menjamu Lamongan Sadang MHS, Jumat (07/02), dan Jakarta BNI 46, Minggu (09/02).
Merespons permintaan Dirut BSB tersebut, Pelatih Palembang BSB Mashudi meminta pemain fokus memenangi laga kontra Lamongan Sadang MHS besok. Jika kemenangan bisa diamankan, pertandingan selanjutnya akan lebih mudah.
“Saya minta tim fokus lawan Sadang. Pertandingan kedua gimana nanti saja. Saya gak terlalu mikirin itu dulu,” kata Mashudi.
Menurut Mashudi, Lamongan Sadang MHS juga pastinya ingin menang. Tapi melihat kondisi terkini, Mashudi yakin timnya bisa ambil kemenangan di pertandingan besok.
“Secara rata-rata kemampuan semua tim sama. Bahkan starting kita waktu lawan Samator bisa tampil begitu luar biasa. Hanya ada missing di finishing saja di ujung set kelima sehingga kita kalah,” ujar Mashudi.
“Kekalahan dari JPE juga lebih dikarenakan stamina pemain kita yang kedodoran. Sebab pertandingan lawan Samator begitu menguras energi pemain. Belum sempat recovery sudah harus ketemu Pertamina Energi. Sulit untuk nge-push (permainan) karena kondisi fisik anak-anak memang terkuras sekali,” kata pelatih yang membawa Palembang Bank Sumsel Babel meraih dua gelar juara Proliga ini.
mengharapkan jeda satu minggu ini bisa mengembalikan kondisi fisik dan mental bertanding pemain. Sehingga tidak hanya saat lawan Lamongan Sadang MHS besok tapi juga laga selanjutnya pemain Palembang BSB bisa terus berada di top perfomance.
Menurut Mashudi, kemenangan di laga perdana diraih karena pemain masih dalam keadaan bugar. Namun di laga kedua dan ketiga kebugaran tak lagi mendukung sehingga berimbas pada kualitas receive.
“Bagi semua tim voli, ketika receive jelek ya umpannya hanya bola open. Sulit untuk mengembangkan permainan cantik, variasi. Tapi itu sudah kita benahi dan anak-anak sudah siap meraih kembali kemenangan,” tukasnya. (ije)

















