SEKAYU, fornews.co – Tidak hanya berpatokan pada data yang sudah ada, namun Pemkab Muba juga menyiapkan alokasi bantuan bagi warga miskin yang belum terdata. Hal itu sesuai instruksi Bupati Muba Dodi Reza Alex yang ingin memastikan seluruh warga Muba yang masuk kategori tidak mampu mendapatkan bantuan jaring pengaman sosial (JPS) sebagai imbas pandemi COVID-19.
Menindaklanjuti hal itu, Plt Kepala Dinas Sosial Muba Ahmad Nasuhi bersama jajaran mendatangi sejumlah warga di Desa Teluk Kijing 3 untuk menyalurkan bantuan sembako bagi warga Muba yang tidak terdata.
“Jadi, pak Bupati Dodi Reza juga menyiapkan alokasi bantuan untuk warga Muba yang tidak masuk dalam data DTKS dan lainnya. Oleh sebab itu, kami sisir satu per satu warga di pelosok Muba untuk menyalurkan bantuan tersebut,” ujarnya.
Menurut Nasuhi, Pemkab Muba melalui Dinsos menyiapkan alokasi sekitar 15.000 KK untuk bantuan kepada warga yang tidak terdata. “Di Desa Teluk Kijing 3 ini kami salurkan bantuan kepada 10 KK yang tidak terdata bantuan,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex memastikan, bantuan untuk warga terdampak COVID-19 di Muba tersebut diperuntukkan bagi warga yang berada di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang selama ini mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial.
Dari hasil inventarisir data Dinas Sosial Muba, jumlah total keluarga penerima Bansos Jaring Pengaman Sosial (JPS) di Muba seluruhnya adalah 101.099 KK. Mereka inilah yang akan mendapatkan bantuan terdampak COVID-19.
Dodi menerangkan, untuk Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020 yang diberikan sebesar Rp400.000 per KK ini, Pemkab Muba bekerjasama dengan BRI dalam penyalurannya melalui e-Warung/BRI Link.
“Kami pastikan dalam penyaluran bantuan ini menerapkan sistem kesesuaian data tentang nama dan alamat (by name and by address), sehingga tidak tumpang tindih dan benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.
Dodi menyebutkan, bantuan untuk warga terdampak COVID-19 di Muba tidak hanya mengandalkan Bantuan Sosial Tunai APBD Kabupaten Muba Tahun 2020, namun ada juga bantuan langsung tunai dan bantuan dari Dana Desa.
“Bansos tersebut diperuntukkan bagi 86.099 KK yang terdiri dari 81.758 KK yang tersebar di 227 Desa dan 4.341 KK tersebar di 13 Kelurahan,” terangnya. (ije)

















