PALEMBANG, fornews.co – Usai dilantik sebagai Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Kamis (20/06), Achmad Syamsuddin langsung mendapat tantangan serius Gubernur Sumsel Herman Deru. Achmad ditantang menyusun kekuatan BSB untuk meningkatkan market share bank pelat merah ini 30%.
“Kita (BSB) baru dapat market share 13%. Bisa jadi kita kurang mendapat kepercayaan dari masyarakat. Minimal BSB ini menguasai 30% market share di Sumsel dan Babel,” kata Gubernur Sumsel Herman Deru usai melantik jajaran direksi dan komisaris Bank Sumsel Babel di Auditorium Bina Praja, Pemprov Sumsel, Kamis (20/06).
Sementara itu Direktur Utama BSB Achmad Syamsuddin mengatakan, untuk meningkatkan market share salah satu caranya adalah melakukan ekspansi keluar daerah. Bahkan di era digital saat ini hal itu bukan sesuatu yang sulit dilakukan. Akan tetapi, dirinya melihat potensi di Sumsel dan Babel ini masih sangat besar. Karena itu, dirinya akan menggarap potensi yang ada di daerah sendiri dahulu.
“Tapi yang saya lihat tugas utama kami yakni membangun masyarakat terutama usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” katanya ditemui usai pelantikan di Auditorium Bina Praja, Kamis (20/06).
Diakuinya, hal yang mendesak untuk dilakukan saat ini adalah penguatan pondasi baik SDM maupun proses bisnisnya. Agar semua berjalan beriringan, pihaknya akan bekerja secara paralel. Artinya, selain fokus membenahi SDM, sektor lainnya juga dilakukan peningkatan kapasitas.
“Kalau mau buat kantor wilayah dan lain sebagainya itu kan harus ada ketentuan dari OJK. Tapi, kalau ketentuan itu sudah cukup tentu kami akan buat kantornya,” terang mantan Direktur Bank Syariah Mandiri (BSM) ini.
Achmad pun menegaskan, BSB masih membutuhkan suntikan modal untuk menggapai target lebih besar. Namun, memang semua dilakukan secara bertahap dan perlu pengaturan.
“Suntikan modal perlu juga, tapi kita akan atur bagaimana agar suntikan modal ini meningkat,” tutupnya. (alu)
















