PALEMBANG, fornews.co – D’Matto Millenial Art menyerahkan bantuan kepada anak yatim piatu di beberapa panti asuhan, Senin (24/09).
Pemilik D’Matto Millenial Art, Hj Lucianty Pahri menerangkan, bantuan ini berasal dari 2,5% keuntungan usaha yang dikumpulkan sebelum dipotong pajak, biaya operasional dan lain-lain. Penyaluran bantuan ini, kata Lucy, rutin dilakukan setiap bulannya.
“Sedekah ini kami sengaja tidak memberikan ke tempat yang tetap akan tetapi lebih kepada yang membutuhkan. Misalnya anak-anak masuk sekolah untuk meringankan orang tua kami memberikan tas dan peralatan sekolah. Lalu Lebaran kami juga potong hewan kurban kemudian dibagikan ke fakir miskin dan anak-anak. Untuk hari ini sudah dibagikan ke panti asuhan. Bulan depan Insya Allah kalau kami masih diberikan dan dititipkan rezeki, tentu akan kami teruskan kegiatan ini,” tutur Lucy.
Ketua Panti Asuhan Hakiki Jl Sulaiman Amin RT 32 Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang Alang Lebar, Tutianah mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan pemilik D’Matto Millenial Art, Hj Lucianty Pahri. Mewakili anak-anak panti yang berjumlah 28 orang dan 1 balita yang diasuh karena terlantar, Tutianah mendoakan usaha D’Matto Millenial Art berjalan lancar.
“Panti kami ini berdiri 2004 tapi untuk bangunannya yang separuh di atas itu sejak 2009. Senang sekali dapat bantuan ini, terima kasih bu Lucy. Bantuan ini sangat berarti membantu operasional panti. Semoga kedepan bu Lucy dan D’Matto lebih peduli dengan panti seperti kami ini,” kata Tutianah usai menerima bantuan, Senin (24/09).
Pengurus Panti Asuhan Husnuzzan di Jalan Macan Kumbang VI, Nursiah mengucapkan syukur alhamdulillah dengan adanya bantuan ini yang bisa meringankan beban anak-anak panti seperti kebutuhan sekolah, makan, dan keperluan lainnya.
“Kami mengasuh 25 anak disini dari usia 6 sampai 20 tahun. Sebanyak 20 anak diasuh di panti dan 5 anak di luar panti. Tentunya kami sangat terbantu,” ujar Nursiah.
Sementara itu Pengurus Panti Asuhan Miftahul Huda di Jalan Ratu Alamsyah Prawira Negara Negara Musi II Tanjung Rawo, Nurzatih mengatakan, pihaknya mengasuh 38 anak yatim piatu mulai SD hingga jenjang SMA. Diakui Nurzatih, panti asuhan yang berdiri tahun 2009 ini kerap mengalami kesulitan dalam memenuhi biaya operasional yang mendesak seperti makan sehari-hari.
“Kami merasa senang dan terbantu. Mudah-mudahan D’Matto maju dan lancar. Staf dan karyawannta sehat dan usahanya maju lancar,” tukasnya. (ije)

















