
PALEMBANG- Kushin Ryu Karatedo Indonesia (KKI) menggelar uji tanding antar dojo, untuk memperkuat persaudaraan dan kekeluargaan KKI se-Provinsi Sumsel, memperebutkan Abdul Aziz Cup. Even yang berlangsung di halaman Universitas Taman Siswa Kampus B KM 12 Palembang itu, Minggu (16/10) itu, melibatkan 253 karateka.
Sebanyak 13 dojo Palembang-Banyuasin menurunkan para karatekanya, agar pembinaan atlet karate dapat berlangsung secara kontinyu.
Ketua Umum Pengprov KKI Provinsi Sumsel, Abdul Aziz mengungkapkan, even uji tanding antar dojo ini sangat penting dilakukan secara terus menerus. Bukan hanya memperkuat bakat, tapi memperkuat tali silaturahmi antar dojo dalam induk KKI. ”Ini harus terus dilaksanakan, untuk dan mendukung program Pengurus Besar KKI dan FORKI Sumsel dalam hal pembinaan dan prestasi atlet,” ungkapnya.
Aziz melanjutkan, KKI Sumsel terus mencari dan membina bibit karateka yang tangguh dan dapat mewakili nama besar KKI diajang nasional ataupun internasional. Karena itu, sangat penting mengembangkan bibit-bibit baru karateka KKI. “masing-masingkan berbeda keahliannya, ada yang sangat kuat dalam kata,ada juga yang memang berbakat dalam kumite,” ujarnya.
Sementara, Ketua panitia pelaksana Jarwoto mengatakan, ajang sparing partner turnamen kali ini, khusus dilaksanakan oleh pengprov KKI Sumsel, yang melibatkan dojo yang berada di Palembang dan Banyuasin. “Karena dua daerah ini bertetangga, jadi ke depan pengurus lagi mempersiapkan even yang lebih besar,” katanya.
Meski dilaksanakan hanya satu hari, tapi momen tersebut sangat penting bagi KKI. Karena para karateka dapat dipertemukan dalam ajang silaturahmi uji tanding. “Kita harapkan akan lebih banyak even yang dapat mengembangkan bakat para karateka KKI, hingga lebih baik lagi,” tukasnya.(tul)

















