BATURAJA, fornews.co – Setalah menyatakan tidak mau dilantik oleh Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Ogan Komering Ulu (OKU), dan walk out dari forum Rakerda, serta mendorong diselenggarakannya Musdalub, beredar informasi sembilan DPC PAN di OKU, bakal diganjar dengan pemecatan.
Adapun sembilan DPC PAN OKU, yang bakal diganjar sanksi pemecatan yakni, Kecamatan Peninjauan, Kecamatan Lubukbatang, Kecamatan Lengkiti, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kecamatan Baturaja Timur, Kecamatan Baturaja Barat, Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, Kecamatan Sinar Peninjauan, serta Kecamatan Lubuk Raja.
Informasi ini tidak dibantah Humas DPD PAN OKU, Duan Sipni Rahmatullah. Menurutnya, kabar pemecatan memang ada, hanya saja dirinya tidak bisa memastikan kapan akan dieksekusi. “Ya, ada kabar itu (isu pemecatan), tapi belum bisa dipastikan. Ketua juga belum ngasih tahu karena saat ini tidak berada di tempat,” ujar Duan singkat, Rabu (22/11).
Berbeda dengan keterangan yang disampaikan Sekretaris DPD PAN OKU, Iwan Setiawan, saat dihubungi sesaat tadi. Kepada wartawan, Iwan justru mengaku belum mengetahui masalah pemecatan itu. Karena belum ada informasi dari ketua.
“Saya belum tahu dengan informasi pemecatan dimaksud. Belum ada pembicaraan dari ketua,” katanya.
Menanggapi tiga kader PAN yang duduk di dewan, apakah nasib serupa bakal dialami mereka (PAW) lantaran ketiganya juga ikut tandatangan untuk mendesak diadakannya Musdalub? Iwan meyakinkan, masalah yang dialami DPD PAN OKU, saat ini tidak akan berimbas pada tiga kader PAN di DPRD.
“Apalagi sampai terjadi PAW terhadap mereka,” ucapnya.
Sementara Ketua DPC PAN Peninjauan, Elvis mengaku, belum tahu adanya kabar pemecatan itu. Namun ia menegaskan, kalau memang terjadi, dirinya bersama pengurus DPC lainnya akan mengambil langkah-langkah hukum.
“Kalau memang begitu adanya, ini akan kami bawa ke ranah hukum, karena hal demikian tidak bisa serta merta dilakukan pemecatan,” terangnya.
Yang jelas, sambung Elvis, bahwa saat ini DPD PAN OKU, mengalami krisis kepemimpinan. Makanya para kader memintas DPW untuk diadakan Musdalub. “Kalau akan ada pemecatan, kami akan melakukan protes ke DPW dan DPP. Yang pasti ini masalah krisis kepemimpinan di PAN,” tandasnya. (gus)
















