
PALEMBANG, fornews.co-Pengamat Hukum dan Politik Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof dr Alfitri menyampaikan, Palembang termasuk kota yang beruntung, lantaran pernah menjadi penyelenggara ajang olahraga multieven level internasional.
“Mulai dari PON, SEA Games, Islam Solidarity Games (ISG) dan event lainnya. Jadi, Palembang punya pengalaman, dari segi Infrastruktur yang dikebut dengan persiapan yang matang. Ini adalah pengalaman sosial, kita harus bangga dengan Palembang yang memiliki JSC yang terlengkap di Nusantara,” ujarnya, pada Seminar Bersama Harian Koran Suara Nusantara, di Hotel The 101, Rabu (24/05).
Al Fitri mengungkapkan, dari semua yang pernah dilalui itu, masyarakat palembang sudah teruji. Palembang menerapkan konsep masyarakat terbuka, yang menerima wisatawan datang. Meskipun agak membandel, namun masih tetap tertib hingga pada masyarakat level bawah. Selain tertib, masyarakat Palembang juga santun dengan keramah tamahannya. Baik dari segi kultur budaya, maupun pembangunan infratruktur.
“Secara sosial Palembang sudah siap. Namun, faktor budaya Palembang masih belajar dengan smart digital, seperti penggunaan LRT. Masyarakat awam harus banyak belajar untuk perkembangan setelah Asian Games. Kita harus mengoptimalisasikan semuanya, serta mendorong masyarakat palembang di semua Level, karena akan mengalami perubahan budaya ke era digital,” ungkapnya.
Sementara, Dekan Fakultas Hukum (FH) Unsri Dr Febrian menjelaskan, suka atau tidak suka, kesiapan dari suatu even harus dilihat dari kepala daerahnya, mulai dari bupati, walikota dan gubernur. Tapi, semuanya harus konsisten dengan programnya dan berdampak kepada masyarakat.
“Demi menyambut Asian Games, infratuktur harus siap untuk menyambut tamu undangan. Pemerintah juga harus menyiapkan sumber air yang siap minum bukan siap pakai. Ini dianggap penting, karena air bersih sangat dibutukan di kehidupan sehari-hari. Namun ini hanya contoh kecilnya saja,” jelasnya.
Febrian melanjutkan, ini sebuah pembelajaran besar dengan gerakan sholat shubuh berjamaah dan gotong royong, demi penyelenggaraan Asian Games bisa meningkatkan sebuah pendewasaan kepada masyarakat. Membentuk kaum intelektual seperti kaum muda untuk mensosialisasikan dan membentuk masyarakat agar siap menerima event besar tingkat dunia.
“Kota Palembang sudah siap menyelenggarakan event sekelas Asian Games. Karena, program pemerintahnya yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Namun, ini harus dilakukan dengan konsisten, guna menghindari kekeliruan saat mendekati penyelenggaraannya nanti,” tandasnya. (tul)
















