BENGKULU, fornews.co – Bunga Rafflesia hasil penangkaran Holidin, dari Lembaga Peduli Puspa Langka dan Lingkungan (LPPLL) berhasil berkembang sempurna di perkebunan Air Pedas, Desa Tebat Monok, Jalan Lintas Kepahiang Bengkuku, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Jumat (27/8/2021).
Bunga Raflesia hasil penangkaran pertama yang berhasil berkembang sempurna ini memiliki diameter 75 cm. Setelah ditanam pada tahun 2013 dari inang Rafflesia, bunga ini beberapa kali tumbuh tapi gagal berkembang.
Bunga bangkai ini akan berkembang sekitar satu pekan. Inisiatif menangkarkan puspa langka dan dilindungi ini karena ketakutan akan kepunahan menginggat kerusakan lingkungan akibat pembalakan liar.
Dua mahasiswa mengabadikan Bunga Rafflesia yang berkembang dengan smartphone. Dukungan sinyal terkuat Telkomsel dapat membantu mereka menyebarkan kebaikan meski di daerah perbukitan Hutan Lindung Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Jumat (27/8/2021). (fornews.co/mushaful imam)Bunga Rafflesia Arnoldi hasil penangkaran Holidin, dari LPPLL yang berkembang sempurna, Jumat (27/8/2021). (fornews.co/mushaful imam)Detail bunga Rafflesia Arnoldi hasil penangkaran Holidin, dari LPPLL yang berkembang sempurna, Jumat (27/8/2021). (fornews.co/mushaful imam)Pengunjung foto selfie di depan Rafflesia yang mekar di perkebunan Air Pedas, Desa Tebat Monok, Jalan Lintas Kepahiang Bengkuku, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Jumat (27/8/2021). (fornews.co/mushaful imam)Seorang mahasiswi mencoba mencium aroma Bunga Rafflesia di perkebunan Air Pedas, Desa Tebat Monok, Jalan Lintas Kepahiang Bengkuku, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Jumat (27/8/2021). (fornews.co/mushaful imam)Pengunjung berganti berfoto di depan Bunga Rafflesia yang berkembang di perkebunan Air Pedas, Desa Tebat Monok, Jalan Lintas Kepahiang Bengkuku, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Jumat (27/8/2021). (fornews.co/mushaful imam)Pengunjung bergantian melihat Bunga Ragfflesia di perkebunan Air Pedas, Desa Tebat Monok, Jalan Lintas Kepahiang Bengkuku, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Jumat (27/8/2021). (fornews.co/mushaful imam)