PALEMBANG, fornews.co – Tak puas dengan capaian di putaran pertama, Palembang Bank Sumsel Babel berbenah jelang putaran kedua Proliga 2019. Pergantian pemain asing diharapkan memperbaiki performa anak asuh Pascal Wilmar ini.
Di putaran pertama, BSB harus puas berada di posisi tiga klasemen sementara. Hasil itu didapat setelah mampu mengatasi Jakarta BNI 46 (skor 3-0), Sidoarjo Aneka Gas Industri (3-2), Jakarta Garuda (3-0). Sementara di dua laga lainnya BSB tak mampu berbuat banyak saat berhadapan dengan Surabaya Bhayangkara Samator (0-3), dan Jakarta Pertamina Energi (0-3).
“Usai putaran pertama yang digelar di Yogyakarta, Gresik dan Bandung, kita ada di peringkat tiga. Lihat situasi dan kondisi pesaing yang melakukan upgrade, maka sesuai hasil evaluasi kita juga upgrade tim kita,” ujar Manajer Palembang BSB Welsar Lubis, pada press conference Proliga 2019 seri pertama putaran kedua di kantor pusat Bank Sumsel Babel Jakabaring, Kamis (10/01) sore.
Menurut Welsar, satu pemain asing yaitu Ilya Nikitin asal Rusia terpaksa dicoret karena penampilannya tak sesuai harapan. Sebagai penggantinya, BSB mendatangkan pemain asal Kroasia, Danijel Galic. Menurut Welsar, Daniel sudah malang melintang di liga voli beberapa negara seperti Italia, Kuwait, Yunani, Spanyol, Tunisia, Korea Selatan, Argentina dan terakhir pemain berusia 31 tahun ini memperkuat salah satu klub Uni Emirat Arab. Dengan kehadirannya yang akan diduetkan dengan Alfredo Zequeira Cairo (Kuba) dan ditopang pemain lokal berkualitas lainnya, Welsar optimis Bayi Ajaib akan kembali berprestasi musim ini.
“Danijel ini pernah menjadi pemain terbaik kompetisi di Korea Selatan tahun 2017. Mudah-mudahan Daniel sudah bisa bertanding di seri Palembang ini dan kemampuannya lebih baik dibanding Ilya serta dapat menaikkan performa tim di putaran kedua ini. Target kita lolos ke final four dan bertahap hingga ke grand final. Kita bidik kembali gelar juara setelah 2011 dan 2013,” kata Welsar.
Menurut Welsar, bertanding sebagai tuan rumah di hadapan pendukung sendiri, tentu sangat berarti bagi tim. Mendapat jatah dua pertandingan di Palembang menghadapi Surabaya Bhayangkara Samator dan Sidoarjo Aneka Gas Industri, Welsar optimis Palembang BSB sapu bersih kemenangan.
“Bagi BSB, pertandingan di Palembang bukan yang terbesar tapi spesial. Kami harus bisa ambil poin penuh di Palembang,” tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Palembang BSB Pascal Wilmar berharap tinggi terhadap pemain asing yang baru direkrut. Berposisi open spiker, Daniel Galic dinilai Pascal mampu mengangkat performa tim.
“Datang satu hari Daniel langsung gabung latihan. Saya lihat dia profesional dan cepat adaptasi. Permainannya juga sama dengan pola yang kita mainkan. Semoga dengan pergantian pemain asing, penampilan tim ini lebih baik,” kata Pascal.
Lebih lanjut Pascal mengatakan, meski saat ini berada di peringkat yang aman, namun BSB tetap harus kerja keras meraih kemenangan di dua laga seri Palembang ini untuk memastikan tiket final four.
“Target terdekat ya lolos dulu ke final four, setelah itu baru bisa bicara target selanjutnya,” ujar pemain timnas voli Indonesia era 1990-an ini.
Kapten Palembang BSB, Bagus Wahyu Ardianto mendukung pernyataan sang pelatih. Menurutnya, dia dan rekan-rekannya sudah siap tampil maksimal di Palembang. Menurutnya, untuk memastikan lolos ke final four dibutuhkan permainan yang kompak dan terkoordinasi.
“Kita masih butuh poin penuh (kemenangan). Sebab kita belum tahu siapa lolos final four karena perolehan poin sangat ketat. Kita tidak boleh kehilangan konsentrasi dan fokus untuk memenangkan pertandingan,” tukasnya. (ije)
















