KAYUAGUNG, fornews.co – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di luar ibu kota khususnya di Sumatra Selatan (Sumsel), umumnya akan menghadapi masalah jaringan internet dan listrik.
Hal demikin itu, yang paling diantisipasi pihak Sekolah Menengah Atas (SMA) Meranti Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), yang pada tahun ini akan menerapkan UNBK. Selain itu, peranti komputer yang masih terbatas.
“Untuk antisipasi masalah seperti jika terjadi mati lampu kita juga sudah mempersiapkan genset,” kata Kepala SMA Meranti Pedamaran, Mulyariadi didampingi pembina yayasan Pendidikan Meranti Pedamaran, Kamis (14/03).
Untuk saat ini, diakuinya segala persiapan hampir sudah dipenuhi. Termasuk mempersiapkan modem jika sewaktu-waktu saat ujian terjadi masalah jaringan. “Jaringan internet kita juga dapat suppot dari inforte yaitu bantuan dari Kementrian Kominfo,” tambahnya.
Disinggung mengenai persediaan komputer, Mulyariadi mengungkapkan, saat ini di sekolahnya terdapat 80 unit komputer/laptop untuk UNBK. Menurutnya, jumlah ini sudah cukup untuk mengakomodir jumlah peserta ujian yang berjumlah 170 siswa.
“Alhamdulillah 80 unit komputer/laptop ini termasuk server serta perlengkapan lainnya ini bisa terpenuhi. 40 merupakan bantuan yang kita dapat, sedangkan 40 lagi hasil swadaya antara wali murid SMA Meranti Pedamaran dan SMP PGRI,” tuturnya.
Dirinya berharap, agar para siswa betul-betul mempersiapkan diri untuk mengikuti UNBK ini meskipun nilai Ujian Nasional (UN) saat ini bukan semata-mata penentu kelulusan siswa. Apalagi, saat ini di sekolah telah tersedia fasilitas untuk UNBK sehingga diharapkan hal ini betul-betul dimanfaatkan. (rif)
















