SEKAYU, fornews.co – Pemkab Muba melalui Dinas Sosial menyalurkan sejumlah bantuan kepada warga prasejahtera di Desa Teluk Kijing dan Ulak Embacang, Selasa (05/02).
Beribicara soal hidup layak dengan segala kebutuhan yang tercukupi, tentu menjadi harapan setiap orang. Itu manusiawi.
Namun, tak sedikit masyarakat saat ini yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Masih ada yang hidup, secara kasat mata terlihat sungguh memprihatinkan. Pun demikian, mereka tetap kuat untuk bertahan menjalani kehidupan.
Amna dan Sulas, misalnya. Dua saudara, warga Dusun II Desa Teluk Kijing, Kecamatan Lais, Muba, ini menjadi cermin, bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan karena kekurangan mereka.Tinggal di gubuk kayu dan serba kekurangan.
Mirisnya lagi, Sulas mengalami gangguan jiwa dan menjadi tanggungan Amna untuk hidup sehari-hari. Pun begitu, Amna tetap semangat dan tak mengeluh melewati proses kehidupan.
Tak pelak, kondisi tersebut menyedot perhatian Pemkab Muba. Melalui Dinas Sosial, Amna dan Sulas diberikan sejumlah bantuan, Selasa (05/02). Setidaknya, ini dapat meringankan sedikit beban yang dipikul Amna.
“Hari ini Dinsos Muba memberikan bantuan sembako dan pakaian layak untuk ibu Sulas dan Amna,” ungkap Plt Kepala Dinas Sosial, Muhammad Jaya.
Muhammad Jaya mengatakan, sesuai arahan Bupati Muba Dodi Reza Alex, pihaknya secara bertahap akan melakukan penyisiran warga prasejahtera di wilayah Muba, untuk kemudian dilakukan pendataan guna dimasukkan dalam program rastra atau jika unsur datanya terpenuhi sesuai ketentuan, akan dimasukkan dalam data Program Keluarga Harapan (PKH).
“Selain diberikan bantuan, penyisiran warga prasejahtera di Muba ini juga untuk dilakukan pendataan supaya masuk data Rastra atau PKH dan nantinya dapat sedikit meringankan beban hidup mereka sehari-hari,” ungkap Jaya.
Selain kepada Amna dan Sulas, Dinsos Muba pada hari ini juga, memberikan bantuan kepada Bakir (69), warga Desa Ulak Embacang, Kecamatan Sanga Desa.
“Bantuan berupa dua paket sembako, tikar selimut, juga pakaian layak pakai,” imbuhnya.
Sementara itu, Amna mengaku sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan, terutama perhatian Bupati Dodi Reza Alex Noerdin. “Terima kasih pak bupati, bantuan ini sangat berguna dan bermanfaat untuk keluarga kami,” tuturnya.
Sebelumnya, pada 1 Februari lalu Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin bersama Dandim 0401 Letkol Arm M Saufudin Khoiruzzamani, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, Sekda Muba Apriyadi, serta komunitas gowes Sekayu menyambangi kediaman Levi Diana (48), warga prasejahtera yang memiliki empat orang anak, mengalami sakit menahun dan kedua kakinya pun sudah diamputasi karena menderita sakit diabetes.
Bahkan, kelimanya bertempat tinggal di rumah yang kurang layak huni dengan kondisi bangunan kayu yang sudah mulai rapuh.
Pada saat itu, Dodi Reza Alex Noerdin bersama FKPD Muba menyebutkan, akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait untuk melakukan bedah rumah atau menyediakan lahan untuk membangun rumah keluarga Diana. Dan Melalui Dinas Sosial, juga telah diberikan bantuan kursi roda untuk Diana, selain bantuan lain yang dibutuhkan.
“Bertahap, warga prasejahtera di Muba melalui Dinsos Muba dan OPD terkait akan diberikan bantuan dan dilakukan pendataan, supaya bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik daerah maupun pusat. Jemput bola ini juga lebih efektif, supaya bantuan-bantuan nantinya tepat sasaran,” tandasnya.(bas)

















