
PALEMBANG-Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menyatakan, menuju Asian Games 2018 mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sebaiknya lebih menekankan pada pembenahan kota.
“Kota Palembang masih banyak yang harus dibenahi, mulai dari kebersihan, kerapian, menghidupkan suasana kota di malam hari dengan penerangan, serta yang lainnya. Tekat kita menjadikan Kota Palembang sebagai kota tercantik, enam bulan sebelum Asian Games 2018,” ujarnya, pada rapat koordinasi bersama terkait Kamtibmas Kota Palembang, di ruang rapat Parameswara Pemkot Palembang, Rabu (21/12).
Alex menjelaskan, terkait dengan masalah keamanan sudah dipercayakan kepada TNI dan Polri. Terbukti, hingga saat ini belum pernah terjadi kerusuhan antar etnis dan antar umat beragama di Sumsel. Hanya saja, Alex berharap, untuk menuju Kota Palembang sebagai kota internasional khususnya menjelang Asian Games, tentu harus didukung semua pihak. Seperti Polresta Palembang, harus menjadi Polresta Internasional dengan kelengkapan fasilitas serta berstandar Internasional seperti misalnya personil harus menguasai bahas Inggris.
“Kalau masalah keamanan, kita sudah percaya dengan TNI dan Polri. Satu hal yang saya tekankan kepada para Ormas di Palembang, tidak boleh melakukan sweeping ke berbagai tempat publik,” tegasnya.
Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan, rapat koordinasi ini untuk menyelaraskan keamanan dan ketertiban di Kota Palembang, dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, sehingga masyarakat merasa aman dalam beribadah dan menyambut tahun baru. Agar pihak-pihak terkait, seperti keposlisian, TNI, dan pihak lainnya dapat meningkatkan keamanan di tempat-tempat publik dan titik rawan kejahatan, ataupun titik kemacetan lalu lintas
“Melalui kerjasama dan sinergi dengan instansi pemerintah, serta komponen mayarakat lainnya, kita dapat memberikan pelayanan dan pengamanan secara komperhensif kepada masyarakat,” katanya.
Sementara, Kapolresta Palembang AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono memaparkan, terkait penataan lalu lintas Kota Palembang menjelang perayaan Tahun Baru 2017, pihaknya akan melakukan rekayasa lalulintas di beberapa lokasi rawan macet dan bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Palembang.
“Selain itu, pada perayaan Natal dan Tahun Baru nanti, akan ditempatkan personel-personel pada masing-masing gereja dengan jamaat terbesar di Kota Palembang, melaksanakan penertiban dan patroli gabungan, serta melaksanakan rekayasa lalu lintas pada beberapa titik lokasi ruas jalan,” tandasnya. (tul)















