
PALEMBANG-Selama sepekan ini, harga cabai merah di sejumlah pasar Kota Palembang mengalami kenaikan hingga tiga kali. Selain cabai, harga komoditi lain seperti bawang merah, sayur mayor juga ikut merengsek naik.
Menurut pedagang sayur di Pasar Cinde Palembang Sutirah, kenaikan harga sayuran berkisar antara Rp3.000 hingga Rp5.000. Namun, kenaikan harga yang paling tinggi terjadi pada harga cabai merah, yang mencapai angka Rp100.000/kilogram. “Kami saja bingung, kenaikan (cabai) ini malah terjadi tiga kali, dari Rp40.000, kemudian Rp80.000 dan Rp100.000/kg nya,” ujarnya.
Kalau untuk cabai rawit, sambungnya, saat ini dijual dengan harga Rp70.000/kg, dari sebelumnya Rp40.000. begitu juga harga bawang merah yang ikut naik, dari Rp10.000 menjadi Rp40.000. “Kalau menurut informasi dari orang-orang, kenaikan harga ini disebabkan banjir di daerah pemasok cabai, terutama di Jawa. Jadi stoknya mengalami keterbatasan serta distribusi juga terganggu. Akibat kenaikan ini kami mengalami penurunan omset sebesar 40%,” sambungnya, seraya menambahkan, dampak dari kenaikan itu penjualan mereka dari 5kg sehari menjadi 3 kg.
Sementara, Nova (39), ibu rumah tangga warga Suka Bangun, mengatakan, sejak kenaikan harga cabai dan sayur mayor beberapa hari ini, sangat berpengaruh dengan kebutuhan mereka. “Secara ibu rumah tangga, kami kan tetap ingin mencari yang murah. Atau paling tidak, kalaupun naik, harganya tidak terlalu tinggi,” katanya.
Nova berharap, pemerintah bisa mengendalikan harga ini agar tidak merambat ke harga-harga kebutuhan pokok lainnya. “Ya bagaimana cara pemerintahlah. Kami masyarakat inikan hanya ingin harga sayur mayur dan cabai yang setiap hari untuk makan tetap stabil dan murah,” tandasnya.(tul)

















