Fornews.co – Salah satu penyakit yang terbilang hampir pernah menghampiri setiap orang adalah cacar. Dan biasanya, penyakit yang kerap membuat penderitanya merasakan gatal-gatal di bagian kulit ini sering kali melanda anak-anak.
Cacar air adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varicella zoster. Selain mengonsumsi obat dari dokter secara rutin, proses penyembuhan cacar air juga dapat dipercepat dengan perawatan rumahan yang tepat diantaranya tidaak mengkonsumsi sejumlah jenis makanan yang dapat memperpara kondisi cacar.
Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Pediatric Dentistry, jumlah ruam dan bintil akibat cacar air yang muncul akan bergantung pada tingkat keparahan infeksi. Jika termasuk ringan, biasanya bintil tidak muncul di dalam mulut. Namun, pada kasus yang parah, bintil bisa tumbuh dalam jumlah banyak di dalam mulut.
Semakin banyak bintil yang tumbuh di dalam mulut, anak yang terkena cacar air akan semakin malas makan, karena kesulitan mengunyah dan menelan. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengatasi rasa sakit akibat bintil cacar air di dalam mulut adalah mematuhi beberapa pantangan makanan. Jika pantangan makanan tertentu dilanggar, gejala cacar air mungkin akan menjadi lebih parah dan bintil jadi muncul lebih banyak.
Pantangan makanan juga perlu dipatuhi untuk mencegah komplikasi cacar air, yang bisa menyebabkan terjadinya peradangan pada organ tubuh lainnya, misalnya organ pencernaan. Berikut beberapa makanan pantangan yang perlu dihindari seperti dilansir dari halodoc:
- Makanan Tinggi Lemak Jenuh
Makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi, seperti daging, susu full cream, adalah makanan pantangan pertama yang sebaiknya dihindari ketika anak sedang sakit cacar air. Makanan ini dapat meningkatkan peradangan pada tubuh, sehingga ruam yang dialami anak akan semakin parah dan proses penyembuhannya semakin lama.
Selain menghindari konsumsi makanan pantangan ini, anak yang mengidap cacar air juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang dingin untuk mengurangi rasa sakit pada tenggorokan. Jika ingin memberikan es krim atau milkshake pada anak, lebih baik pilih es krim dan susu yang rendah lemak atau bahkan tidak mengandung lemak sama sekali.
- Makanan Asam
Bintil cacar air yang muncul pada tenggorokan bisa menyebabkan peradangan, sehingga tenggorokan bisa terasa sangat kering dan perih ketika menelan makanan. Oleh karena itu, hindari konsumsi makanan asam, seperti misalnya buah jeruk. Sebab, makanan dengan asam yang tinggi akan menyebabkan tenggorokan dan mulut teriritasi semakin parah. Tentunya, ini akan memperlambat proses penyembuhan.
Selain menjadikan makanan yang mengandung asam tinggi sebagai pantangan saat anak terkena cacar air, perhatikan juga makanan kemasan atau minuman ringan yang akan dikonsumsi anak. Jauhkan makanan tersebut jika mengandung asam sitrat, karena akan membuat gejala memburuk, sama seperti ketika mengonsumsi makanan yang kadar asamnya tinggi.
- Makanan Pedas dan Asin
Rasa pedas dan asin dalam makanan bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan mulut. Saat anak terkena cacar air, makanan-makanan yang terlalu pedas atau asin harus dijadikan pantangan. Sebagai gantinya, berikanlah sup sayuran sehat dengan kaldu sayur yang memiliki kadar natrium lebih rendah, dibandingkan dengan kaldu ayam.
- Makanan yang Mengandung Arginin
Arginin adalah sejenis protein yang bisa memengaruhi proses replikasi virus cacar air di dalam tubuh. Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Antiviral Chemistry & Chemotherapy, dikemukakan bahwa asam amino arginin memicu proses sintesis protein yang dimanfaatkan oleh virus untuk berkembang biak.
Ketika virus penyebab cacar air bereplikasi, jumlah virus yang menginfeksi permukaan kulit menjadi semakin banyak, sehingga gejala pun jadi semakin parah. Kondisi ini bisa menyebabkan anak yang sakit cacar makin lama sembuhnya. Makanan mengandung arginin yang perlu dihindari saat sakit cacar air di antaranya adalah cokelat, kacang tanah, dan kismis. (rif)
















