PALEMBANG, fornews.co – Menyikapi kondisi saat ini yang rentan dengan penyebaran Covid-19, maka pemakaman ibunda Presiden Joko Widodo, Sujiatmi Notomiharjo, diharapkan tidak terjadi kerumunan warga dalam jumlah banyak.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa keluarga berharap masyarakat untuk bisa mendoakan dari rumah saja.
“Agar tidak terjadi kerumunan, keluarga akan sangat bahagia dan menghormati jika warga masyarakat semua bisa mendoakan dari rumah,” ujar Ganjar dilansir dari ksp.go.id.
“Rencana pemakaman insyaallah besok jam 1 siang, di pemakaman di Mundu Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar,” imbuhnya.
Sebelumnya, Rabu (25/03) malam, Presiden Joko Widodo yang baru tiba di rumah duka di Jalan Pleret Raya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, menyampaikan pemberitahuan wafatnya ibunda tercinta.
“Tadi sore pada jam 16.45 WIB telah berpulang ke hadirat Allah SWT ibunda kami, Ibu Sujiatmi Notomiharjo. Yang kami tahu bahwa ibu sudah 4 tahun menderita sakit,” kata Presiden di rumah duka.
Presiden juga meminta masyarakat Indonesia mendoakan almarhumah agar dosa-dosanya diampuni Allah SWT.
“Atas nama keluarga besar saya ingin memohonkan doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan husnul khatimah,” harap Presiden. (ije)

















